Timeline Aceh
serambinews.com
serambinews.com

100 Kilogram Sabu Disita, Aceh Timur Jadi Pintu Masuk Narkoba

28 Januari 2026 15:48

Laporan Wartawan Serambi Indonesia, Maulidi Alfata | Aceh Timur

SERAMBINEWS.COM, IDI - Posisi Geografis Aceh Timur yang memiliki garis pantai lumayan luas dan berbatasan langsung dengan perairan internasional menjadi pintu masuk favorit bagi sindikat narkoba.

Dalam operasi gabungan Bea Cukai dan Badan Narkotika Nasional (BNN), berhasil menggagalkan 100 kilogram sabu yang masuk melalui jalur tikus di wilayah Peureulak Timur.

Operasi Gabungan Bea Cukai dan BNN

Penyergapan dilakukan Tim pada 24 dan 25 Januari 2026 di kawasan Alue Tho, Kecamatan Peureulak Timur, pada akhir pekan lalu mempertegas status Aceh Timur sebagai daerah rawan penyelundupan.

Direktur Interdiksi Narkotika Bea Cukai R. Syarif Hidayat menjelaskan operasi ini bermula dari informasi intelijen tentang masuknya sabu-sabu melalui jalur laut diduga menjadi rute favorit karena banyak muara dan garis pantai hingga membuat perairan Aceh Timur sulit diawasi.

Setelah melakukan pemetaan titik rawan, tim melakukan pengintaian (surveillance) yang intens, Tim mengidentifikasi sebuah kendaraan Toyota Rush yang keluar dari area yang diduga kuat sebagai gudang transit narkoba.

"Kami melakukan prosedur pemeriksaan, pengejaran, dan penindakan (RPE) terhadap mobil tersebut. Hasilnya petugas menemukan lima goni kuning berisi total 100 bungkus sabu seberat 100 kilogram," paparnya.

Peringatan Serius dari Kepala Kanwil Bea Cukai Aceh

Sementara itu, Kepala Kanwil Bea Cukai Aceh, Bier Budi Kismulyanto, memberikan peringatan serius. Berdasarkan jenis kemasan dan pola pergerakannya, ada indikasi kuat munculnya jaringan narkotika baru yang mencoba menanamkan pengaruhnya di Aceh.

"Dari pola yang terungkap, terlihat adanya ancaman lahirnya jaringan baru yang sangat membahayakan masyarakat, khususnya generasi muda. Aceh Timur bukan sekadar tempat melintas, tapi menjadi zona krusial yang harus kita jaga ketat," tegas Bier Budi.

Pengamanan Kurir dan Pengawasan Wilayah

Saat ini, petugas telah mengamankan seorang kurir berinisial MZ. Berdasarkan interogasi awal, MZ mengaku dikendalikan oleh seseorang berinisial I. Sabu-sabu tersebut dibawa ke Aceh Timur melalui jalur laut dan kemudian dibongkar dan disimpan di gudang transit.

Untuk itu perlu pengawasan ketat wilayah perbatasan dan jalur laut rawan penyelundupan di sepanjang pantai Timur Aceh, sehingga peredaran dan pasokan narkotika ke wilayah Aceh dapat ditekan dan diberantas.

100 Kilogram Sabu Disita, Aceh Timur Jadi Pintu Masuk Narkoba
0123456789