News
1.000 Hunian Tetap untuk Korban Banjir di Aceh Utara Hampir Selesai
13 Februari 2026 18:44
Pembangunan 1.000 unit hunian tetap (huntap) bagi korban banjir di Aceh Utara terus dikebut. Hunian tersebut dibangun di empat kecamatan: Baktiya, Langkahan, Lapang, dan Sawang. Bupati Aceh Utara, Ismail A Jalil, menyampaikan bahwa sebagian hunian hampir rampung dan akan segera diserahkan kepada para penyintas banjir.
Bupati Ayahwa meninjau progres pembangunan di Desa Meunasah Bujok, Kecamatan Baktiya, dan Desa Kuala Cangkoi, Kecamatan Lapang. Ia mengungkapkan bahwa pembangunan hunian tetap di Aceh Utara menjadi yang tercepat dan terbesar dibandingkan 18 kabupaten/kota lainnya di Aceh.
Progres Pembangunan
- 100 unit dibangun di Desa Meunasah Bujok, Kecamatan Baktiya.
- 500 unit di Kecamatan Langkahan.
- 300 unit di Kecamatan Lapang.
- Sisa unit di Kecamatan Sawang.
Dukungan dan Sinergi
Bupati Ayahwa mengapresiasi dukungan berbagai kementerian dan lembaga yang terlibat dalam percepatan pembangunan hunian tetap. Ia mengaku bahwa sinergi antara pemerintah pusat dan daerah menjadi kunci percepatan pemulihan pascabencana.
Dampak Banjir
Banjir besar yang melanda Aceh Utara pada 26 November 2025 lalu menyebabkan ribuan warga terdampak dan kehilangan tempat tinggal. Pemerintah daerah bergerak cepat mengusulkan pembangunan hunian tetap sebagai solusi jangka panjang bagi para korban.
Pemulihan Bersama
Ayahwa menegaskan bahwa pemulihan Aceh Utara tidak bisa dilakukan sendiri oleh pemerintah daerah. Diperlukan dukungan berkelanjutan dari pemerintah pusat, lembaga swasta, serta seluruh elemen masyarakat. Ia mengajak seluruh elemen masyarakat untuk terus mendukung pemulihan Aceh Utara hingga rakyat bisa bangkit pascabanjir.
