Timeline Aceh
serambinews.com
serambinews.com

11.490 Ton CPO Aceh Diekspor ke India, Ekonomi Aceh Utara Terangkat

20 Februari 2026 23:16

Pelabuhan Krueng Geukueh di Aceh Utara kembali menjadi pusat perhatian dengan pengapalan 11.490 ton minyak sawit mentah (CPO) ke pasar global. Ekspor ini dilakukan melalui dua kapal tanker, Yong Sheng You 36 dan Stolt Sea, yang berangkat menuju India pada 10 Februari 2026. Kegiatan ini menegaskan peran strategis Aceh dalam perdagangan komoditas unggulan berbasis sumber daya lokal.

Kolaborasi antara PT Pelindo SPMT Branch Lhokseumawe dan PT Aceh Makmur Bersama memastikan proses ekspor berjalan lancar dengan standar internasional. Branch Manager Pelindo SPMT, Aulia Rahman, menyoroti kualitas CPO Aceh yang memiliki daya saing tinggi di pasar global. Sementara itu, Site Manager PT Aceh Makmur Bersama, Tarmizi, menekankan komitmen perusahaan untuk menjaga keberlanjutan ekspor demi kesejahteraan petani sawit.

Dampak Ekonomi dan Keberlanjutan

  • 11.490 ton CPO diekspor melalui Pelabuhan Krueng Geukueh, dengan kapal tanker menuju India dalam waktu 15-20 hari.
  • Kolaborasi antara operator pelabuhan dan pelaku usaha memastikan proses ekspor efisien dan aman.
  • Kualitas CPO Aceh diakui memiliki tingkat kemurnian tinggi, meningkatkan daya saing di pasar global.
  • Ekspor ini diharapkan mendorong pertumbuhan ekonomi daerah dan kesejahteraan petani sawit di Aceh Utara.
  • Pelabuhan Krueng Geukueh siap mendukung pengembangan jalur perdagangan Aceh untuk komoditas unggulan lainnya.
11.490 Ton CPO Aceh Diekspor ke India, Ekonomi Aceh Utara Terangkat
0123456789