News
1.200 Warga Aceh Tamiang Jalani Ramadhan di Tenda Pengungsian
19 Februari 2026 18:31
Sebanyak 1.200 jiwa atau 260 kepala keluarga di Desa Sekumur, Kecamatan Sekerak, Kabupaten Aceh Tamiang, terpaksa menjalani hari pertama Ramadhan 1447 Hijriah di tenda pengungsian. Banjir bandang yang terjadi pada 26 November 2025 lalu menghancurkan hampir seluruh bangunan di desa tersebut, meninggalkan hanya satu masjid dan dua rumah warga yang masih berdiri.
Warga Desa Sekumur saat ini menghadapi berbagai kesulitan, mulai dari kurangnya hunian sementara hingga minimnya bantuan bahan pangan. Masjid yang masih utuh menjadi pusat aktivitas ibadah selama bulan suci Ramadhan.
Kondisi Pengungsian
- 1.200 jiwa atau 260 kepala keluarga terpaksa tinggal di tenda pengungsian.
- Hanya satu masjid dan dua rumah yang masih berdiri setelah banjir bandang.
- Warga mendirikan tenda di atas lahan rumah yang hancur atau membangun tempat tinggal sementara dari kayu sisa bangunan.
Tantangan yang Dihadapi
- Minimnya bantuan pangan dari pemerintah, kebutuhan makanan lebih banyak dipenuhi dari bantuan relawan.
- Hunian sementara yang dijanjikan belum rampung dibangun.
- Kondisi memprihatinkan dengan sebagian besar bangunan rata dengan tanah.
Harapan Warga
Warga Desa Sekumur berharap pemerintah segera merealisasikan pembangunan hunian sementara dan memenuhi kebutuhan dasar selama bulan Ramadhan. Sekretaris Desa Sekumur, M Saiful Juari, menyatakan bahwa pihak desa berharap bantuan segera datang untuk meringankan beban warga yang terdampak banjir.
