News
14 KK Korban Kebakaran di Peunaron Terima Bantuan Pemkab Aceh Timur
23 Januari 2026 17:47
Kebakaran hebat melanda ruko di Desa Alur Pinang, Kecamatan Peunaron, Kabupaten Aceh Timur, pada Kamis (22/1/2026) sekitar pukul 11.00 WIB. Api berhasil dipadamkan dua jam kemudian setelah tiga armada pemadam kebakaran dikerahkan. Tidak ada korban jiwa, namun kerugian materiil mencapai Rp1 miliar.
Pemerintah Kabupaten Aceh Timur segera menyalurkan bantuan logistik kepada 14 kepala keluarga (KK) korban kebakaran. Bantuan meliputi paket sembako siap saji, kasur, tikar, selimut, handuk, peralatan mandi, serta tenda pleton untuk pengungsian sementara.
Bantuan dan Penanganan
- Bantuan logistik disalurkan pada Jumat (23/1/2026) malam, di tengah kondisi gelap akibat pemadaman listrik.
- Kerja sama antara TNI, Polri, dan BPBD Aceh Timur mempercepat proses bongkar muat logistik.
- Kebutuhan dasar 61 jiwa terdampak diprioritaskan untuk beberapa hari ke depan.
Penanganan Administrasi
- Dokumen kependudukan yang hilang akibat kebakaran akan dicetak ulang secara prioritas.
- Pendataan korban telah rampung dan dilaporkan ke Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Aceh Timur.
Dampak dan Pemulihan
- Kerugian materiil mencapai Rp1 miliar, termasuk bangunan dan barang dagangan.
- Bantuan pemulihan jangka panjang akan dibahas dengan Baitul Mal untuk korban yang kehilangan mata pencaharian.
Pemerintah daerah berkomitmen untuk memastikan kebutuhan dasar korban terpenuhi dan proses pemulihan berjalan lancar. Koordinasi dengan berbagai pihak terus dilakukan untuk mempercepat pemulihan kondisi warga terdampak.
Dengan adanya bantuan dan penanganan yang cepat, diharapkan korban kebakaran dapat segera bangkit dan kembali beraktivitas seperti biasa. Pemerintah juga mengajak masyarakat untuk saling membantu dan mendukung dalam situasi sulit ini.
Ke depan, langkah-langkah pencegahan dan kesigapan dalam menghadapi bencana serupa akan terus ditingkatkan untuk meminimalisir dampak yang ditimbulkan.
Dengan demikian, diharapkan masyarakat Aceh Timur dapat merasa lebih aman dan terlindungi dari potensi bencana yang mungkin terjadi di masa mendatang.
