Banjir yang melanda Bireuen beberapa waktu lalu menyebabkan kerusakan pada 68 madrasah di berbagai jenjang pendidikan. Dari jumlah tersebut, 14 madrasah telah menerima bantuan dari Kementerian Agama RI untuk membantu pemulihan.
Bantuan yang diberikan meliputi 60 set mobiler, peralatan kebersihan, kereta sorong, genset, dan lainnya. Proses belajar mengajar di madrasah terdampak banjir sudah berjalan normal seperti biasa.
Jenis Bantuan yang Diterima
- 60 set mobiler untuk kebutuhan emergency
- Peralatan kebersihan dan kereta sorong
- Genset untuk mendukung kegiatan belajar mengajar
Kondisi Madrasah Terdampak
- Kerusakan bangunan madrasah yang terdata sebagai Bangunan Milik Negara (BMN) akan segera diperbaiki
- Madrasah non-BMN masih menunggu penanganan
- Kekurangan mobiler dan sarana lainnya telah dilaporkan melalui aplikasi tersendiri
Proses Pemulihan
- Tim dari Kementerian Agama bersama Jasindo telah melakukan survei kerusakan pada Januari lalu
- Kerusakan meliputi pagar, bangunan, mushola, dan lainnya
- Jajaran madrasah sedang menunggu pelaksanaan program perbaikan
Baca Artikel di Sumber Asli
Dapatkan informasi lengkap dari kanal terpercaya.
Populer Pekan Ini
Semua BeritaIbu Aceh Singkil Raih Panen Bawang Merah Via Benih Biji","PublicImpact":9,"Credibility":9,"Urgency":6,"Evidence":7,"LongTermValue":9,"Education":7,"FinalScore":83,"Summary":"Pemkab Aceh Singkil kolab
Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Aceh Singkil berkolaborasi dengan NGO mitra pembangunan berhasil mengembangkan budidaya bawang merah
Empati Warga Pidie Jaya: USK Kirim 1.050 Mahasiswa Bantu Bangun Usaha
PIDIE JAYA - Wakil Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi Republik Indonesia (Wamendiktisaintek) Prof. Stella Christie, Ph.D., mengapresiasi...
: Warga Barsela Menunggu RS Meulaboh, Butuh Tambahan Rp50-100 M
Anggota Panitia Khusus (Pansus) Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) DPRA, Fuadri, mendesak Pemerintah Aceh memprioritaskan penyelesai
: Buruh Harian Aceh Barat Diamankan, Dugaan Pelecehan Anak 11 Tahun
Satuan Reserse Kriminal Polres Aceh Barat mengamankan seorang pria berinisial EE (42), buruh harian lepas asal Kabupaten Aceh


Diskusi Hangat
0 Kontribusi Komunitas
Suara Anda Sangat Berarti
Jadilah pionir dalam diskusi ini.