News
150 Mahasiswa Unigha Bantu Warga Aceh Pasca-Banjir, Wujudkan Solusi Berkelanjutan
04 Februari 2026 15:57
150 mahasiswa Universitas Jabal Ghafur (Unigha) dikejutkan ke wilayah terdampak banjir di Aceh, Selasa (3/2/2026). Ini merupakan wujud kepedulian Unigha terhadap bencana di Sumatra dan Aceh khususnya.
Program Mahasiswa Berdampak Tahun 2026 ini difokuskan pada pemberdayaan masyarakat, pemulihan lingkungan, penguatan ekonomi produktif, serta edukasi kebencanaan.
Kegiatan dan Persiapan
- Pelepasan Mahasiswa: Kegiatan pelepasan berlangsung di gedung Leuguna, dihadiri oleh pihak Yayasan, pimpinan universitas, dosen pendamping, para dekan, dan para mahasiswa peserta program.
- Persiapan LPPM: LPPM telah melakukan serangkaian tahapan persiapan, termasuk sosialisasi program kepada seluruh program studi, koordinasi dengan pimpinan universitas, dan memfasilitasi proses persetujuan usulan.
- Pendanaan Kemendiktisaintek: Tiga proposal dari Universitas Jabal Ghafur dinyatakan lolos pendanaan oleh Kemendiktisaintek.
Apresiasi dan Peran Mahasiswa
- Apresiasi Yayasan: Ketua Yayasan Universitas Jabal Ghafur, T. Yasman Saputra, S.H., M.H., menyampaikan apresiasi atas keterlibatan aktif mahasiswa dan dosen dalam program nasional tersebut.
- Peran Mahasiswa: Rektor Universitas Jabal Ghafur, Dr. Heri Fajri, M.Pd., menekankan peran mahasiswa sebagai agen solusi di tengah masyarakat terdampak bencana. Mahasiswa diharapkan membawa solusi atas permasalahan masyarakat, bangun kerja sama, dan jadikan kegiatan ini sebagai proses belajar sekaligus pengabdian yang bermakna.
