Sebanyak 151 keluarga penyintas bencana hidrometeorologi di Gampong Meunasah Raya, Kecamatan Meurah Dua, Kabupaten Pidie Jaya, telah direlokasi ke hunian sementara (huntara). Relokasi ini dilakukan sehari sebelum Lebaran, menandai berakhirnya pengungsian di tenda-tenda yang sebelumnya berada di halaman masjid gampong tersebut.
Meskipun warga telah menempati huntara, masih terdapat beberapa masalah yang dihadapi, seperti distribusi air bersih yang belum maksimal dan saluran pembuangan yang belum berfungsi. Warga berharap masalah ini segera diatasi untuk mencegah potensi penyakit dan meningkatkan kenyamanan hidup.
Kondisi Huntara dan Permasalahan yang Dihadapi
- 151 keluarga dengan 171 jiwa telah direlokasi ke huntara.
- 185 keluarga mengalami kerusakan berat akibat bencana, dengan 34 keluarga memilih dana tunggu hunian.
- Masalah utama yang dihadapi adalah distribusi air bersih dan saluran pembuangan yang belum berfungsi.
- Warga berharap penambahan sumur bor dan bantuan peralatan memasak.
Harapan Warga
Warga huntara berharap masalah air bersih dan saluran pembuangan segera diatasi. Selain itu, mereka juga meminta bantuan peralatan dapur dan logistik lainnya, termasuk kebutuhan sekolah anak-anak setelah hari raya.
Baca Artikel di Sumber Asli
Dapatkan informasi lengkap dari kanal terpercaya.
Populer Pekan Ini
Semua BeritaIbu Aceh Singkil Raih Panen Bawang Merah Via Benih Biji","PublicImpact":9,"Credibility":9,"Urgency":6,"Evidence":7,"LongTermValue":9,"Education":7,"FinalScore":83,"Summary":"Pemkab Aceh Singkil kolab
Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Aceh Singkil berkolaborasi dengan NGO mitra pembangunan berhasil mengembangkan budidaya bawang merah
Empati Warga Pidie Jaya: USK Kirim 1.050 Mahasiswa Bantu Bangun Usaha
PIDIE JAYA - Wakil Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi Republik Indonesia (Wamendiktisaintek) Prof. Stella Christie, Ph.D., mengapresiasi...
: Warga Barsela Menunggu RS Meulaboh, Butuh Tambahan Rp50-100 M
Anggota Panitia Khusus (Pansus) Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) DPRA, Fuadri, mendesak Pemerintah Aceh memprioritaskan penyelesai
: Buruh Harian Aceh Barat Diamankan, Dugaan Pelecehan Anak 11 Tahun
Satuan Reserse Kriminal Polres Aceh Barat mengamankan seorang pria berinisial EE (42), buruh harian lepas asal Kabupaten Aceh


Diskusi Hangat
0 Kontribusi Komunitas
Suara Anda Sangat Berarti
Jadilah pionir dalam diskusi ini.