News
163 Keluarga Lubuksidup Aceh Tamiang Pindah ke Huntara Pasca Banjir Bandang
2 jam yang lalu
Warga Kampung Lubuksidup, Kecamatan Sekerak, Aceh Tamiang, mulai direlokasi ke hunian sementara (Huntara) setelah pembangunan fasilitas tersebut rampung. Sebanyak 163 keluarga terdampak banjir bandang 26 November 2025 kini menempati Huntara yang disediakan pemerintah sejak Kamis (16/4/2026).
Banjir besar tersebut sempat menghancurkan hampir seluruh rumah warga, sehingga kampung ini disebut sebagai "perkampungan yang hilang." Bupati Aceh Tamiang, Armia Pahmi, menegaskan bahwa relokasi ini adalah bagian dari komitmen pemerintah untuk memberikan hunian layak.
Proses Relokasi dan Fasilitas
- 163 keluarga terdampak banjir bandang November 2025.
- Huntara dilengkapi dengan fasilitas dasar seperti MCK dan sumber air bersih.
- Kebutuhan Huntara di Aceh Tamiang mencapai 8.190 unit, dengan progres pembangunan sekitar 50 persen.
Dukungan dan Tantangan
- Pemerintah daerah berkoordinasi dengan perusahaan perkebunan pemegang hak guna usaha (HGU) untuk mendukung penyediaan lahan.
- Beberapa perusahaan telah menunjukkan komitmen dengan menyerahkan sebagian HGU mereka.
- Kebutuhan hunian tetap (Huntap) mencapai 10 ribu unit, dengan realisasi pembangunan oleh Buddha Tzu Chi sebanyak 500 unit dan Mabes Polri sebanyak 150 unit.
