News
Produksi Padi Aceh Turun 2025, Dampak Bencana dan Alih Fungsi Lahan
10 Februari 2026 15:52
Produksi padi di Aceh mengalami penurunan signifikan sepanjang tahun 2025. Badan Pusat Statistik (BPS) Aceh mencatat penurunan luas panen, produksi padi, dan produksi beras. Penurunan ini dipengaruhi oleh alih fungsi lahan pertanian, perubahan iklim, serangan hama, dan dampak bencana hidrometeorologi.
Penurunan luas panen padi di Aceh mencapai 5,98 persen dibandingkan tahun 2024. Produksi padi menurun sekitar 44,77 ribu ton, sementara produksi beras berkurang sekitar 26,79 ribu ton. Beberapa daerah yang mengalami penurunan produksi padi cukup signifikan antara lain Kabupaten Bireuen, Aceh Utara, dan Aceh Besar.
Faktor Penurunan Produksi Padi
- Alir fungsi lahan pertanian: Lahan pertanian diubah untuk keperluan lain.
- Perubahan iklim: Pengaruh perubahan iklim pada produksi padi.
- Serangan hama: Hama yang merusak tanaman padi.
- Bencana hidrometeorologi: Dampak banjir dan tanah longsor.
Dampak di Berbagai Wilayah
- Kabupaten Bireuen: Penurunan produksi padi signifikan.
- Aceh Utara: Penurunan produksi padi tercatat.
- Aceh Besar: Penurunan produksi padi signifikan.
Peningkatan Produksi di Beberapa Wilayah
- Pidie: Peningkatan produksi padi.
- Aceh Barat Daya: Peningkatan produksi padi.
- Aceh Barat: Peningkatan produksi padi.
Langkah Antisipasi
Kepala Bidang Tanaman Pangan Dinas Pertanian dan Perkebunan Aceh, Safrizal, menjelaskan bahwa pihaknya mengambil langkah antisipasi dengan optimasi lahan rawa, pompanisasi, bantuan mesin, irigasi perpompaan, serta perpipaan. Program rehabilitasi juga dilakukan bersama Kementerian.
