News
207 Santri Lhokseumawe Ikuti ITQAN CAMP VII untuk Perkuat Hafalan Al-Quran
20 jam yang lalu
Dayah Modern Ihyaussunnah Lhokseumawe kembali menggelar kegiatan tahunan ITQAN CAMP VII yang diikuti oleh 207 santri. Program ini bertujuan memperkuat hafalan Al-Quran dan membentuk karakter santri yang adaptif terhadap perkembangan zaman.
Kegiatan yang berlangsung selama dua pekan ini dilengkapi dengan berbagai materi pembinaan, termasuk setoran hafalan, muroja’ah, materi motivasi, dan diskusi berkala. ITQAN CAMP VII diharapkan dapat mencetak generasi Qurani yang siap menyongsong peradaban madani.
Tujuan dan Manfaat ITQAN CAMP VII
- Memperkuat hafalan Al-Quran: Program ini fokus pada peningkatan hafalan dan penataan ulang program tahfizh untuk tahun pelajaran mendatang.
- Pembentukan karakter: Kegiatan ini bertujuan membentuk santri yang berwawasan luas, berkarakter kuat, dan tetap teguh memegang prinsip dasar Islam.
- Menghadapi tantangan zaman: ITQAN CAMP VII diharapkan dapat menjadi jawaban atas keresahan orang tua dalam mengarahkan anak-anak mereka, terutama di bulan Ramadhan, di tengah tantangan dunia digital.
Pendekatan Pembinaan
- Pembagian halaqah: Santri dibagi ke dalam kelompok-kelompok kecil untuk pembinaan intensif.
- Materi motivasi dan diskusi: Selain setoran hafalan, santri juga mendapatkan materi motivasi dan diskusi berkala untuk menumbuhkan semangat dan kedisiplinan.
- Interaksi konsisten dengan Al-Quran: Program ini diharapkan dapat meningkatkan kesadaran santri akan pentingnya interaksi yang konsisten dengan Al-Quran.
Mudir Dayah Modern Ihyaussunnah, Ustaz Saifuddin Abbas, Lc, MH, menyampaikan harapannya agar kegiatan ini melahirkan lulusan yang berwawasan luas, berkarakter kuat, dan tetap teguh memegang prinsip dasar Islam. Dengan terselenggaranya ITQAN CAMP VII, dayah menegaskan kembali komitmennya dalam mencetak generasi Qurani yang siap menyongsong peradaban madani.
