News
USK Banda Aceh Lolos 21 Proposal, 1.000 Mahasiswa Bantu Pemulihan Bencana
31 Januari 2026 08:36
Universitas Syiah Kuala (USK) Banda Aceh berhasil lolos 21 proposal dalam Program Mahasiswa Berdampak, melibatkan 1.000 mahasiswa untuk pemberdayaan masyarakat di tujuh kabupaten/kota Aceh. Program ini bertujuan memulihkan dampak bencana hidrometeorologi melalui inovasi akademik dan pendekatan ekonomi kreatif.
Program ini diinisiasi oleh Direktorat Jenderal Riset dan Pengembangan, Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemendiktisaintek) dan akan berlangsung selama satu bulan penuh, sejak 28 Januari hingga 28 Februari 2026.
Wilayah dan Kegiatan
- Pidie Jaya: Delapan kegiatan
- Bireuen: Enam kegiatan
- Aceh Tengah: Dua kegiatan
- Bener Meriah: Dua kegiatan
- Aceh Utara, Aceh Timur, dan Gayo Lues: Masing-masing satu kegiatan
Aspek Utama
- Tanggap darurat pada sektor pangan, energi, kesehatan
- Pemulihan ekonomi melalui pendekatan ekonomi kreatif, ekonomi hijau, dan ekonomi biru
Kontribusi Kampus Lain
- Universitas Samudra (Unsam) Langsa: 18 proposal
- Universitas Teuku Umar (UTU) Meulaboh: Delapan proposal
- Universitas Almuslim (Umuslim) Bireuen: Lima proposal
- Institut Seni Budaya Aceh (ISBI) Aceh, Universitas Bina Bangsa Getsempena (UBBG) Banda Aceh, Universitas Jabal Ghafur (Unigha) Pidie, dan Universitas Malikussaleh (Unimal) Aceh Utara: Masing-masing tiga proposal
Mekanisme Pendanaan
- Pencairan dana hibah dilakukan dalam satu tahap (100 persen) melalui kontrak dengan lembaga perguruan tinggi terkait.
Tujuan
- Memberikan solusi bagi permasalahan sosial dan ekonomi pascabencana.
- Memastikan proses pemulihan masyarakat di wilayah-wilayah terdampak berjalan optimal dan berkelanjutan.
