Satgas Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi (PRR) Pascabencana Sumatera telah mengumpulkan 2.684 meter kubik kayu hanyut untuk dimanfaatkan masyarakat Aceh. Kayu tersebut digunakan sebagai material pendukung pembangunan hunian sementara (huntara) bagi warga terdampak bencana.
Selain pengumpulan kayu, Satgas PRR juga telah membersihkan lumpur di 406 lokasi dari total 508 lokasi yang menjadi sasaran. Pembersihan lumpur telah mencapai 80% dan terus berlanjut untuk lokasi yang masih tersisa.
Manfaat Kayu Hanyut
- 2.684 meter kubik kayu dikumpulkan dan dimanfaatkan untuk pembangunan hunian sementara.
- Kayu hanyut menjadi material pendukung bagi warga terdampak bencana.
Pembersihan Lumpur
- 406 lokasi telah dibersihkan dari total 508 lokasi yang ditargetkan.
- Pembersihan lumpur telah mencapai 80% dan terus berlanjut untuk lokasi yang masih tersisa.
Upaya ini membantu pemulihan pascabencana dan mendukung kehidupan warga terdampak di Aceh.
Baca Artikel di Sumber Asli
Dapatkan informasi lengkap dari kanal terpercaya.
Populer Pekan Ini
Semua Berita11 Titik Panas di Aceh, Waspada Karhutla di Tanah Aceh Jaya dan Utara
BMKG mendeteksi 11 titik panas (hotspot) di Aceh pada Senin (27/4/2026), tersebar di Aceh Jaya, Aceh Timur, dan Aceh Utara.
24 Anak Panti Asuhan Bumi Moro Latih First Aid di Banda Aceh
Sebanyak 24 anak di Panti Asuhan Bumi Moro, Banda Aceh, mengikuti pelatihan pertolongan pertama (first aid) yang digelar subunit Supportive...
Rencana Ferry Jakarta–Banda Aceh, Biaya Logistik Melorot di Aceh
PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) tengah membahas rencana pembukaan lintasan angkutan penyeberangan
Pulihkan Pertanian, Kementan Tanam Padi Gogo di Pulo Siron Bireuen
Upaya pemulihan diawali dengan perbaikan infrastruktur penahan sawah yang sebelumnya mengalami kerusakan cukup parah.


Diskusi Hangat
0 Kontribusi Komunitas
Suara Anda Sangat Berarti
Jadilah pionir dalam diskusi ini.