News
3 Blok Migas Aceh Siap Ditawarkan ke Investor, Potensi Gas Besar
07 Februari 2026 16:13
Pemerintah Indonesia melalui Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) mulai lelang tiga blok migas di Aceh. Blok Meuseraya di daratan, Southwest Andaman, dan Jalu di lepas pantai, memiliki potensi gas besar dan siap untuk eksplorasi oleh investor.
Blok Meuseraya, yang merupakan gabungan dari Blok Meuligoe dan SBA, saat ini sedang dalam tahapan finishing di Kementerian ESDM dan akan segera dilelang kepada investor. Blok Jalu dan Southwest Andaman sudah dilelang sejak Oktober 2025 dengan mekanisme penawaran langsung.
Potensi Gas Besar
- Blok Jalu memiliki luas 3.942 km dan potensi gas sebesar 2,9 TCF.
- Blok Southwest Andaman memiliki luas 5.715 km dan potensi gas sebesar 3 TCF.
- Investor harus memberikan bonus tanda tangan minimum sebesar 300.000 USD untuk satu blok.
Investasi dan Eksplorasi
- Wilayah lepas pantai Aceh menjadi sorotan bagi investor migas setelah temuan gas jumbo oleh Mubadala Energy di Blok South Andaman dan Harbour Energy di Blok Andaman II.
- Dua investor asal Jepang, JAPEX dan JOGMEC, menyatakan minat untuk melakukan joint study di wilayah perairan Aceh.
Target Produksi Nasional
- Kementerian ESDM menawarkan 110 wilayah kerja (WK) atau blok migas pada 2026 untuk mencapai target produksi 1 juta barel minyak bumi pada 2029.
- Angka tersebut lebih tinggi dari jumlah blok migas yang ditawarkan pada 2025, yakni 75 blok.
