BMKG Stasiun Meteorologi Kelas I Sultan Iskandar Muda mendeteksi 8 titik panas di Aceh, dengan 3 titik berada di Aceh Timur. Titik-titik tersebut terdeteksi di Kecamatan Peunaron, Simpang Jernih, dan Bireum Bayeun. Sementara itu, lima titik lainnya tersebar di Aceh Jaya, Langsa, dan Lhokseumawe.
Prakirawan BMKG Malikussaleh, Ricky Nadiansyah, menjelaskan bahwa Aceh Timur masuk dalam daerah rawan kebakaran hutan dan lahan (karhutla). Masyarakat diimbau untuk meningkatkan kewaspadaan dan menghindari aktivitas yang berpotensi memicu kebakaran, seperti membakar lahan atau membuang puntung rokok sembarangan.
Dampak Karhutla
- Mengancam ekosistem dan kehidupan liar di sekitar hutan.
- Gangguan pernapasan akibat paparan asap, terutama bagi anak-anak dan lansia.
- Potensi kerugian ekonomi bagi petani dan masyarakat sekitar jika kebakaran meluas.
BMKG mengingatkan pentingnya kesadaran masyarakat dalam mencegah karhutla. Upaya pencegahan seperti tidak membakar sampah sembarangan dan menghindari pembukaan lahan dengan cara dibakar sangat dianjurkan untuk mengurangi risiko kebakaran.
Baca Sumber Asli
Ingin memverifikasi informasi lebih lanjut?

