Timeline Aceh
serambinews.com
serambinews.com

Rakit Jadi Penghubung Warga Sawang Pasca Banjir Hancurkan Jembatan

11 jam yang lalu

Banjir yang melanda Kecamatan Sawang, Aceh Utara, pada akhir November 2025 lalu menghancurkan jembatan penghubung antar desa. Warga kini harus mengandalkan rakit untuk menyeberang Sungai Sawang, termasuk pelajar yang harus berangkat sekolah setiap pagi.

Keuchik Gunci, Fazir Ramli, menjelaskan bahwa jembatan rangka baja dan jembatan darurat yang dibangun sebelumnya juga rusak akibat banjir. Saat ini, lebar sungai mencapai 250 meter, membuat penyeberangan menjadi lebih sulit dan berisiko.

Dampak Banjir terhadap Infrastruktur

  • Jembatan rangka baja dan jembatan darurat hancur akibat banjir.
  • Jembatan Bailey yang dibangun juga rusak pada awal Maret 2026.
  • Lebar sungai saat ini mencapai 250 meter, meningkatkan risiko penyeberangan.

Kondisi Warga dan Harapan ke Depan

  • Warga dari empat gampong, yaitu Gunci, Blang Cut, Lhok Cut, dan Kubu, harus menggunakan rakit untuk aktivitas sehari-hari.
  • Tersedia dua unit rakit dan dua boat karet bantuan dari kepolisian dan BNPB.
  • Warga berharap pembangunan jembatan permanen untuk mengatasi masalah penyeberangan yang berisiko.
Rakit Jadi Penghubung Warga Sawang Pasca Banjir Hancurkan Jembatan
0123456789