Timeline Aceh
ajnn.net
ajnn.net

473.345 Ekor Ternak Mati di Aceh Utara, Kerugian Rp 556 Miliar

10 Februari 2026 14:17

Banjir besar yang melanda Kabupaten Aceh Utara pada akhir November 2026 berdampak serius terhadap sektor peternakan. Dinas Perkebunan, Peternakan dan Kesehatan Hewan (Disbunnakkeswan) Aceh Utara mencatat sebanyak 473.345 ekor ternak milik warga mati akibat bencana tersebut.

Berdasarkan hasil pendataan resmi, ternak yang mati terdiri atas 14.301 ekor sapi, 278 kerbau, 31.095 kambing, 6.317 domba, 291.757 ayam, serta 129.591 itik. Selain ternak yang mati, bencana banjir besar pada 26 November 2026 juga berdampak terhadap 4.940.349 ekor ternak milik masyarakat.

Dampak Serius pada Sektor Peternakan

  • 473.345 ekor ternak mati: 14.301 sapi, 278 kerbau, 31.095 kambing, 6.317 domba, 291.757 ayam, 129.591 itik
  • 4.940.349 ekor ternak terdampak: 107.413 sapi, 5.442 kerbau, 105.886 kambing, 18.035 domba, 4.018.183 ayam, 685.390 itik
  • Kerugian ditaksir Rp 556 miliar
  • Penurunan stok ternak: 3.573 ekor (tahun ini) dari 6.121 ekor (tahun sebelumnya)

Bantuan Pemerintah dan Persiapan Ramadan

Juru Bicara Pemerintah Kabupaten Aceh Utara, Muntasir Ramli, mengatakan seluruh data hasil pendataan dan validasi di lapangan telah disampaikan kepada pemerintah pusat sebagai dasar pengajuan bantuan bagi peternak terdampak.

Kepala Bidang Kesehatan Hewan dan Kesehatan Masyarakat Veteriner Disbunnakkeswan Aceh Utara, Cut Teti Udiati, mengakui penurunan tersebut dipicu langsung oleh banjir besar yang menghantam wilayah itu.

Adapun rincian stok ternak meugang Ramadan di Aceh Utara terdiri dari 2.202 sapi jantan, 499 sapi betina tidak produktif, 283 sapi Australia, 393 kerbau jantan, dan 196 kerbau betina tidak produktif, dengan total keseluruhan 3.573 ekor.

473.345 Ekor Ternak Mati di Aceh Utara, Kerugian Rp 556 Miliar
0123456789