News
50 Mahasiswa USK Bantu Lampahan Timur Pasca Bencana dengan Teknologi IoT
10 Februari 2026 23:27
Tim Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) Mahasiswa Berdampak dari UKM BSPD Universitas Syiah Kuala (USK) melaksanakan program pemberdayaan masyarakat tangguh bencana berbasis Internet of Things (IoT) dan geospasial di Gampong Lampahan Timur, Kecamatan Timang Gajah, Kabupaten Bener Meriah.
Program ini diinisiasi Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemdiktisaintek) dan melibatkan 50 mahasiswa lintas program studi USK. Mereka berangkat ke lokasi pada Jumat, 7 Februari 2026, untuk mendukung pemulihan pascabencana hidrometeorologi akhir Desember 2025.
Kegiatan Utama
- Pemetaan Geospasial: Pemetaan berbasis Sistem Informasi Geografis (SIG) untuk peta rawan bencana, jalur evakuasi, tutupan lahan, dan administrasi desa.
- Sumber Air Bersih: Pemetaan sumber air bersih dan pengembangan sistem penyediaan air bersih berbasis tenaga surya dan IoT.
- Edukasi Mitigasi Bencana: Program mitigasi bencana dan penguatan ketahanan sosial-ekonomi masyarakat, termasuk ketahanan pangan dan perencanaan logistik keluarga saat kondisi darurat.
- Pendampingan Pokdarna: Pendampingan pembentukan Kelompok Masyarakat Sadar Bencana (Pokdarna) dan penyusunan qanun gampong tentang mitigasi bencana.
Ketua Tim Mahasiswa, Rafi Gustian Ridho Hidayat, menyampaikan bahwa program utama meliputi pemetaan geospasial berbasis Sistem Informasi Geografis (SIG) untuk peta rawan bencana, jalur evakuasi, tutupan lahan, dan administrasi desa.
Selain itu, tim juga melakukan pemetaan sumber air bersih untuk mengidentifikasi akuifer bawah permukaan serta pengembangan sistem penyediaan air bersih berbasis tenaga surya dan IoT.
Di bidang edukasi, mahasiswa akan melaksanakan program mitigasi bencana dan penguatan ketahanan sosial-ekonomi masyarakat, termasuk ketahanan pangan dan perencanaan logistik keluarga saat kondisi darurat.
Program lainnya adalah pendampingan pembentukan Kelompok Masyarakat Sadar Bencana (Pokdarna) serta mendorong penyusunan qanun gampong tentang mitigasi bencana.
“Dalam setiap kegiatan kami juga sangat mengharapkan keterlibatan masyarakat secara aktif guna terciptanya transfer ilmu pengetahuan dan teknologi serta pembelajaran bersama antara mahasiswa dan masyarakat di Lampahan Timur,” jelasnya.
Sementara itu, Kepala Desa Lampahan Timur Fadli, menyambut baik kehadiran tim PKM USK dan menyatakan komitmen pemerintah gampong untuk mendukung penuh pelaksanaan program pemulihan pascabencana di wilayah tersebut.
“Kami sangat berterima kasih kepada tim PKM mahasiswa berdampak yang bersedia mengabdi di desa kami yang juga terdampak bencana. Program-program yang ditawarkan sangat relevan dengan kebutuhan kami dalam pemulihan pascabencana,
