News
669 Sekolah Aceh Utara Butuh 65 Ribu Kursi Meja Pasca Banjir
7 jam yang lalu
Banjir yang melanda Aceh Utara pada akhir November 2025 menyebabkan kerusakan parah pada 669 sekolah, dari tingkat TK hingga SMP. Sebanyak 74.383 siswa dan 9.071 guru terdampak, dengan fasilitas pendidikan seperti meja, kursi, dan alat peraga rusak, memaksa siswa belajar lesehan di lantai.
Kepala Bidang Pendidikan Dasar dan Menengah (Dikdasmen) Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Aceh Utara, Dr Irhamni, menyatakan bahwa pihaknya telah melakukan pendataan dan mengusulkan perbaikan kepada pemerintah pusat. Keterbatasan anggaran daerah menjadi kendala utama, sehingga pemerintah daerah mengajukan bantuan melalui Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN).
Dampak Banjir pada Sekolah
- 669 sekolah terdampak, terdiri dari 274 PAUD/TK, 271 SD, 102 SMP, dan 23 sekolah kesetaraan.
- 1.081 set alat peraga pendidikan, 1.812 set mobiler, dan 1.861 unit alat Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) rusak.
- 579 set alat laboratorium dan 1.678 set KIT Ilmu Pengetahuan Alam (IPA) juga terdampak.
- 27.602 eksemplar buku rusak akibat genangan air.
Upaya Pemulihan
- Pemerintah daerah telah mengusulkan perbaikan ruang belajar kepada pemerintah pusat.
- Proses pengusulan sedang berjalan di tingkat kementerian, dengan harapan perbaikan dapat segera dimulai setelah penandatanganan kontrak.
- Pengadaan 65.000 kursi dan meja baru akan dilakukan setelah proses rehabilitasi ruang kelas selesai.
Dr Irhamni mengimbau pihak sekolah untuk bersabar menunggu tahapan perbaikan, mengingat keterbatasan anggaran dan proses birokrasi yang sedang berjalan.
