News
773 Warga Pidie Jaya Pindah ke Huntara Sebelum Ramadhan, BNPB Targetkan 18 Februari 2026
23 Januari 2026 08:59
Banjir bandang yang melanda Pidie Jaya pada akhir November 2025 meninggalkan dampak besar bagi warga. Sebanyak 773 warga terdampak akan segera dipindahkan ke hunian sementara (huntara) sebelum bulan Ramadhan tiba. BNPB menargetkan pemindahan ini dilakukan pada 18 Februari 2026 untuk meningkatkan kenyamanan dan keamanan warga yang saat ini masih tinggal di tenda dan bangunan non-permanen.
Kepala BNPB, Letnan Jenderal TNI Suharyanto, menyatakan bahwa huntara lebih layak ditempati dibandingkan tenda. Huntara yang dibangun berjumlah 215 unit hampir rampung dan siap dihuni. Selain itu, pemerintah juga melakukan validasi data untuk memastikan bantuan tepat sasaran dan akuntabel.
Kondisi Huntara dan Pemindahan Warga
- 773 warga Pidie Jaya akan menempati huntara sebagai tahap pertama.
- Huntara dirancang untuk menampung 5 hingga 6 orang per unit, dengan penyesuaian untuk keluarga yang memiliki anggota dewasa.
- Pemindahan warga ke huntara bertujuan untuk memberikan kenyamanan dan keamanan sementara menunggu hunian tetap (huntap).
Validasi Data dan Penyaluran Bantuan
- Pemerintah melakukan pendataan dan validasi data kerusakan rumah warga untuk memastikan bantuan tepat sasaran.
- Setiap rumah wajib diverifikasi secara individual dengan prinsip satu rumah satu tanda tangan.
- Proses validasi melibatkan dokumentasi foto kondisi rumah, identitas penerima, dan nomor kontak tim verifikasi.
Kerjasama Pemerintah dan BNPB
- BNPB berkolaborasi dengan Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) untuk pembangunan huntap.
- Pemerintah provinsi dan kabupaten/kota bertanggung jawab atas penyediaan lahan untuk pembangunan huntara.
- Komitmen pemerintah untuk memastikan seluruh data kerusakan rumah warga tervalidasi secara menyeluruh dan akuntabel.
Dengan pemindahan ke huntara, diharapkan warga dapat hidup lebih nyaman dan aman sementara menunggu hunian tetap. Pemerintah juga terus berupaya untuk memastikan bantuan yang diberikan tepat sasaran dan sesuai dengan kebutuhan warga terdampak.
