News
8 Jembatan Baru Aceh Dibangun, Krueng Tingkeum Prioritas untuk Logistik
22 Januari 2026 09:48
Menteri Pekerjaan Umum RI, Dody Hanggodo, bersama anggota DPR RI H Ruslan M Daud, meninjau pembangunan jembatan rangka baja Krueng Tingkeum di Kutablang, Bireuen. Jembatan permanen kembar sepanjang 150 meter ini dibangun untuk menggantikan jembatan lama yang putus akibat banjir, memastikan kelancaran logistik di lintasan nasional Banda Aceh–Medan.
Dalam kunjungan tersebut, Menteri PU memberikan arahan untuk percepatan penyelesaian proyek dan penanganan air minum di Aceh Tamiang menjelang Ramadhan. Ia menekankan pentingnya jembatan ini untuk mencegah isolasi kabupaten/kota dan memastikan mobilitas logistik tetap lancar.
Detail Proyek Jembatan Krueng Tingkeum
- Panjang jembatan baru: 150 meter, dibangun di sisi hilir jembatan eksisting.
- Target penyelesaian: 8 bulan untuk seluruh proyek.
- Tahapan pembangunan: Pemancangan pondasi, pembesian, pengecoran, hingga pemasangan komponen pelengkap.
- Jembatan lama: Tetap dipertahankan dan disambungkan dengan jembatan bailey sebagai lintasan sementara.
Dampak dan Urgensi
- Jembatan Krueng Tingkeum merupakan satu-satunya lintasan nasional Banda Aceh–Medan.
- Jembatan lama putus total sepanjang 35 meter akibat banjir bandang, menyebabkan kemacetan total.
- Jembatan bailey yang dipasang sebagai solusi sementara beberapa kali mengalami kerusakan, mengharuskan perbaikan dan pengalihan lalu lintas.
Komitmen Pemerintah
Menteri PU menegaskan bahwa pemerintah menangani 8 jembatan di Aceh yang sedang dibangun, dengan fokus pada jembatan yang paling vital untuk mobilitas logistik. Ia juga menyampaikan arahan Presiden untuk memastikan tidak ada kabupaten/kota yang terisolir dan seluruh kerusakan infrastruktur ditangani dengan baik.
Proyek ini diharapkan dapat memperbaiki infrastruktur pasca-bencana dan mendukung kelancaran logistik serta mobilitas masyarakat Aceh. Dengan adanya jembatan permanen, diharapkan dapat mengurangi risiko kerusakan dan memastikan keselamatan pengguna jalan.
Langkah Selanjutnya
Setelah tahap pemancangan pondasi, pekerjaan akan dilanjutkan dengan pembesian dan pengecoran pile cap, pembangunan abutment dan pilar, pemasangan bangunan atas, pembesian lantai, pengecoran sistem lantai, pengaspalan, hingga pemasangan komponen pelengkap. Jembatan lama tetap dipertahankan dan disambungkan dengan jembatan bailey sebagai lintasan utama Banda Aceh–Medan.
