News
Pesantren Aceh Terlibat Aktif dalam Program Makan Bergizi Gratis
20 Januari 2026 19:48
Pimpinan Dayah Ma'hadal Ulum Diniyah Islamiyah Mesjid Raya (MUDI) Samalanga, Bireuen, Abu Syekh H. Hasanoel Bashry atau Abu Mudi, menyampaikan apresiasi tinggi kepada Kepala Regional Badan Gizi Nasional (BGN) Aceh, Mustafa Kamal, atas langkah progresif yang mengakomodir keterlibatan pesantren/dayah dalam menyukseskan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Aceh. Apresiasi tersebut disampaikan usai silaturrahim dengan Wakil Kepala Badan Gizi Nasional, Brigjen Pol Sony Sanjaya, di Hotel Hermes Palace, Banda Aceh.
Dalam pertemuan tersebut, dibahas secara khusus penguatan peran pesantren agar tidak hanya menjadi penerima manfaat, tetapi juga diberdayakan sebagai bagian penting dalam penyelenggaraan MBG. Abu Mudi menegaskan bahwa pesantren memiliki sumber daya manusia serta fasilitas yang memadai untuk mendukung MBG, dengan catatan perlu dilakukan pembenahan dan asistensi agar sesuai dengan standar program.
Keterlibatan Pesantren dalam MBG
- Dayah MUDI siap berkontribusi maksimal dalam MBG dengan dukungan dan pendampingan dari BGN Aceh.
- Pengelolaan makanan santri sudah menjadi keseharian dayah, sehingga mereka memiliki pengalaman yang cukup dalam menyediakan konsumsi harian secara konsisten dan layak.
- BGN Aceh mengajak lebih banyak pesantren untuk ikut mengambil peran aktif dalam penyelenggaraan program MBG.
- Dayah MUDI memiliki posisi strategis karena didukung jaringan alumni yang sangat luas dan tersebar di seluruh Aceh, sehingga berpotensi besar menjadi motor penggerak keterlibatan pesantren dalam MBG.
Pesantren Lain yang Terlibat
- Dayah Darul Munawwarah Kuta Krueng dipimpin oleh Abiya Anwar.
- Dayah Ummul Ayman dipimpin oleh Waled Nu.
BGN Aceh juga membuka ruang seluas-luasnya dan mengajak dayah-dayah lain di Aceh untuk bergabung dan berpartisipasi aktif dalam program MBG, sebagai bagian dari upaya bersama meningkatkan kualitas gizi sekaligus memberdayakan lembaga pendidikan keagamaan di daerah. Wakil Kepala BGN Brigjen Pol Sony Sanjaya menyatakan sependapat dengan pandangan Abu Mudi terkait pentingnya pemberdayaan pesantren melalui Program MBG, yang akan memperkuat ekosistem program sekaligus memastikan keberlanjutan dan pemerataan manfaat MBG di Aceh.
