Bencana hidrometeorologi yang melanda Aceh Barat pada November 2025 lalu masih meninggalkan dampak yang signifikan bagi masyarakat. Namun, hingga kini, daerah tersebut belum masuk dalam prioritas penerima tambahan dana Transfer ke Daerah (TKD) tahun anggaran 2026.
Kepala BPBD Aceh Barat, Teuku Ronal Nehdiansyah, menyatakan bahwa pemerintah pusat dan Pemerintah Aceh mengetahui dampak bencana di daerah tersebut. Namun, alasan Aceh Barat tidak menjadi prioritas dalam alokasi anggaran tahun ini belum dijelaskan.
Dampak Bencana dan Keterbatasan Anggaran
- Banjir bandang dan longsor pada November 2025 menyebabkan kerusakan infrastruktur dan gangguan mata pencaharian masyarakat.
- Anggaran penanganan pascabencana saat ini hanya bersumber dari APBA, yang terbatas untuk kebutuhan mendesak.
- Dana tambahan yang dijanjikan dialokasikan untuk tiga tahun ke depan, bukan untuk penanganan cepat pada tahun 2026.
Harapan BPBD Aceh Barat
- BPBD berharap adanya kejelasan dan evaluasi dari pemerintah pusat maupun Pemerintah Aceh.
- Percepatan penanganan diperlukan untuk pemulihan infrastruktur dan ekonomi masyarakat yang terdampak.
- Dukungan anggaran proporsional diharapkan untuk daerah yang mengalami kerusakan besar akibat bencana.
#Aceh#Berita#Sosial
Bagikan
Baca Sumber Asli
Ingin memverifikasi informasi lebih lanjut?

