Kembalipolitik

Aceh: 149 Ribu Pengangguran, Harapan Anak Muda Meredud Aceh telah menikmati dua dekade perdamaian sejak MoU Helsinki, namun generasi yang lahir pasca‑konflik menghadapi realitas yang berbeda. Data BП

Penulis

serambinews.com

Tanggal

03 Jun 2026

Aceh: 149 Ribu Pengangguran, Harapan Anak Muda Meredud

Aceh telah menikmati dua dekade perdamaian sejak MoU Helsinki, namun generasi yang lahir pasca‑konflik menghadapi realitas yang berbeda. Data BП

Aceh telah menikmati dua dekade perdamaian sejak MoU Helsinki, namun generasi yang lahir pasca‑konflik menghadapi realitas yang berbeda. Data BPS mencatat 149.000 pengangguran di Aceh hingga Februari 2025, sementara tingkat pengangguran lulusan SMK mencapai 10,76 %.

Kemiskinan wilayah masih berada di angka 12,33 %, hampir dua kali lipat rata‑rata nasional (8,47 %). Dalam tiga tahun terakhir, Dana Otsus menyusut dari Rp 7,56 triliun (2022) menjadi Rp 4,3 triliun (2025), sebesar penurunan 43 %. Fenomen ini berjalan selaras dengan hilangnya penggunaan bahasa Aceh di rumah tangga, yang memperlebur identitas lokal.

Tantangan Ekonomi dan Identitas

  • 149.000 pengangguran di Aceh (Februari 2025)
  • Tingkat pengangguran lulusan SMK 10,76 %, kelompok paling tersendat
  • Kemiskinan Aceh 12,33 %, hampir dua kali lipat nasional
  • Dana Otsus menurun dari Rp 7,56 triliun (2022) ke Rp 4,3 triliun (2025)
  • Persepsi hilangnya bahasa Aceh sebagai ancaman identitas generasi muda
  • Kebutuhan reformasi Otsus untuk menciptakan lapangan kerja tetap dan memperkuat nilai lokal
Verifikasi Konten

Baca Artikel di Sumber Asli

Dapatkan informasi lengkap dari kanal terpercaya.

Kunjungi Website

Diskusi Hangat

0 Kontribusi Komunitas

Suara Anda Sangat Berarti

Jadilah pionir dalam diskusi ini.