News
Rian Syaf Jadi Plt Ketua Demokrat Aceh, Konsolidasi dan Musda Jadi Fokus
22 Januari 2026 23:34
Rian Syaf resmi ditunjuk sebagai Pelaksana Tugas (Plt) Ketua Demokrat Aceh, menggantikan Muslim Saleh yang mengundurkan diri karena menjadi komisaris salah satu BUMN. Penunjukannya berdasarkan Surat Keputusan No.02/SK/DPP.PD/DPD/I/2026 yang ditandatangani oleh Ketua Umum DPP Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY).
Rian Syaf menyatakan akan fokus pada konsolidasi organisasi dan persiapan Musyawarah Daerah (Musda). Ia juga memastikan seluruh kader, termasuk kepala daerah, anggota DPRA, dan DPRK Demokrat, akan terlibat dalam proses pemulihan Aceh pascabencana.
Fokus Rian Syaf
- Konsolidasi organisasi: Memastikan roda organisasi berjalan dengan baik.
- Persiapan Musda: Menjamin kelancaran Musyawarah Daerah.
- Pemulihan Aceh pascabencana: Melibatkan seluruh kader dalam proses pemulihan.
Tantangan yang Dihadapi
- Kurangnya pengalaman di tingkat daerah: Rian Syaf belum pernah menjadi pengurus di daerah atau DPD PD Aceh.
- Konsolidasi keuangan: Harus memastikan keberlangsungan dan perbaikan tata partai, khususnya keuangan.
- Netralitas dan objektivitas: Diharapkan dapat mengkomandoi partai dengan netral dan objektif.
Harapan dan Tantangan
- Pelajaran dari Pileg 2024: Kehilangan satu kursi DPR RI dan tiga kursi DPR Aceh menjadi pelajaran berharga.
- Kiprah Rian Syaf: Diharapkan dapat membawa perubahan positif dan tidak hanya jalan di tempat.
Rian Syaf juga diharapkan dapat melahirkan sosok ketua definitif yang lebih berkualitas dan mumpuni dari kualitas ketua parpol lain. Ini menjadi kata kunci menuju kontestasi Pilkada, Pileg, dan Pilpres mendatang, terutama jika AHY maju sebagai kandidat Capres atau Wapres.
Reaksi Kader
- Kader senior DPD PD Aceh: Meragukan kemampuan Rian Syaf karena kurangnya pengalaman di tingkat daerah.
- Harapan kader: Rian Syaf dapat lebih objektif dan netral dalam mengkomandoi partai.
Rian Syaf juga diharapkan dapat menggunakan jabatan Plt tersebut untuk membawa perubahan positif dan tidak hanya jalan di tempat. Kiprahnya dalam beberapa waktu ke depan akan menjadi penentu bagi masa depan Partai Demokrat di Aceh.
