Kembalilingkungan

Warga Huntara Aceh Tamiang Hadapi Air Bau, Nyamuk, dan Pencurian

Penulis

serambinews.com

Tanggal

10 Mar 2026

Warga Huntara Aceh Tamiang Hadapi Air Bau, Nyamuk, dan Pencurian

Banjir telah surut berbulan-bulan, namun kehidupan warga hunian sementara (huntara) di Aceh Tamiang belum pulih sepenuhnya. Masalah air bersih yang bau dan berkarat, gangguan nyamuk, serta pencurian kecil menjadi tantangan baru bagi ratusan keluarga penyintas banjir.

Di tengah kehidupan komunal yang padat, warga berharap PDAM dapat menyediakan air bersih dan pembangunan hunian tetap segera dimulai.

Masalah Air Bersih

  • Air sumur bor di huntara berbau dan berkarat, tidak nyaman digunakan untuk kebutuhan sehari-hari.
  • Ketersediaan air sering terputus, membuat kamar mandi umum tidak dapat digunakan.
  • 600 keluarga di Huntara Danantara, Kampung Simpang Empat, Karangbaru, menghadapi kesulitan air bersih.

Gangguan Nyamuk dan Pencurian

  • Lingkungan padat dan lembap meningkatkan populasi nyamuk, menimbulkan kekhawatiran penyakit demam berdarah.
  • Kasus pencurian kecil mulai marak, seperti kompor dan kipas angin yang hilang.
  • Warga berharap fogging dilakukan untuk mengurangi gangguan nyamuk.

Harapan Warga

  • Warga berharap PDAM dapat menyediakan air bersih di huntara.
  • Pembangunan hunian tetap (huntap) diharapkan segera dimulai untuk memberikan kepastian hidup normal.
  • Kehidupan di huntara masih lebih baik dibandingkan tenda darurat, namun tetap penuh tantangan.
Verifikasi Konten

Baca Artikel di Sumber Asli

Dapatkan informasi lengkap dari kanal terpercaya.

Kunjungi Website

Diskusi Hangat

0 Kontribusi Komunitas

Suara Anda Sangat Berarti

Jadilah pionir dalam diskusi ini.