Akademisi Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (Fisip) Universitas Syiah Kuala (USK), Dr Effendi Hasan MA, menekankan pentingnya kolaborasi dan transparansi dalam proses rehabilitasi dan rekonstruksi (rehab-rekon) pascabencana di Aceh. Menurutnya, kritik dan aspirasi masyarakat merupakan bagian sah dari ruang demokrasi, namun proses rehab-rekon harus dipahami sebagai kebijakan publik yang melibatkan koordinasi multi-level governance.
Dr Effendi menilai pembentukan Satuan Tugas Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi (Satgas PRR) sebagai instrumen koordinatif untuk mengurangi fragmentasi kebijakan. Penunjukan Dr Safrizal ZA sebagai pimpinan Satgas PRR menunjukkan kepercayaan pemerintah pusat kepada putra Aceh untuk memimpin pemulihan.
Pentingnya Kolaborasi dan Transparansi
- Koordinasi Lintas Lembaga: Satgas PRR harus menjalankan kebijakan secara terkoordinasi dengan Pemerintah Aceh untuk menghindari tumpang tindih kewenangan.
- Dukungan Anggaran: Proses rehab-rekon memerlukan dukungan fiskal yang besar dan berkelanjutan dari APBN.
- Transparansi dan Pelibatan Masyarakat: Transparansi berkala, pelibatan akademisi, dan komunikasi publik yang terbuka diperlukan untuk menjaga kepercayaan masyarakat.
- Agenda Kolektif: Keberhasilan rehab-rekon bukan hanya keberhasilan pemerintah, tetapi juga masyarakat Aceh.
Dr Effendi juga mendorong dukungan dari seluruh elemen masyarakat Aceh untuk memastikan pemulihan berjalan sistematis dan terarah. Dengan kolaborasi yang solid, tantangan dalam fase transisi menuju rekonstruksi dapat diatasi.
Baca Artikel di Sumber Asli
Dapatkan informasi lengkap dari kanal terpercaya.
Populer Pekan Ini
Semua BeritaWarga Sabang Hadapi TPA Lhok Batee Hampir Penuh, Sisa Kapasitas Satu Tahun
Persoalan sampah di Kota Sabang dinilai mulai memasuki fase yang mengkhawatirkan.
Petani sawit Aceh Tamiang terkena harga TBS turun tajam hingga Rp2.120/kg
Dalam hitungan pekan, harga yang sebelumnya sempat menyentuh kisaran Rp3.300 per kilogram kini merosot tajam menjadi hanya Rp2.120 per
Petani Bireuen Tenang, Air Pump Dibangun untuk Sawah","PublicImpact":80,"Credibility":85,"Urgency":70,"Evidence":80,"LongTermValue":80,"Education":70,"FinalScore":79,"Summary":"Kementerian PertanianRI
Kementerian Pertanian (Kementan) RI membangun 82 unit sarana air pump di Kabupaten Bireuen untuk mendukung
Warga Aceh Besar Menanti Daging Kurban dari 170 Hewan","PublicImpact":85,"Credibility":80,"Urgency":60,"Evidence":90,"LongTermValue":60,"Education":60,"FinalScore":77,"Summary":"Madrasah di Aceh Besar
Madrasah di bawah naungan Kantor Kementerian Agama Kabupaten Aceh Besar menyembelih sebanyak 170 hewan kurban pada


Diskusi Hangat
0 Kontribusi Komunitas
Suara Anda Sangat Berarti
Jadilah pionir dalam diskusi ini.