News
Ribuan PPPK Paruh Waktu Aceh Resmi Dilantik, Harapan Baru Bagi Ribuan Keluarga
03 Februari 2026 08:13
Akhir Penantian PPPK Paruh Waktu Aceh
Setelah hampir setahun berjuang, ribuan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) Paruh Waktu Aceh akhirnya mendapatkan kepastian. Pada Kamis, 29 Januari 2026, lebih dari 5.468 peserta PPPK Paruh Waktu resmi dilantik oleh Gubernur Aceh Muzakir Manaf di Stadion Harapan Bangsa, Banda Aceh.
Perjuangan panjang ini melibatkan berbagai pihak, termasuk Aliansi PPPK Paruh Waktu Aceh, DPR Aceh, dan Pemerintah Aceh. Gubernur Aceh Muzakir Manaf berperan aktif dalam menyampaikan keinginan rakyat Aceh kepada pemerintah pusat, yang akhirnya membuahkan hasil positif.
Perjuangan yang Panjang
- Aksi Damai dan Dialog: Aliansi PPPK Paruh Waktu Aceh melakukan berbagai aksi damai dan dialog dengan berbagai pihak, termasuk DPR Aceh, Gubernur Aceh, dan Kementerian PAN-RB di Jakarta.
- Kepemimpinan Gubernur Aceh: Gubernur Aceh Muzakir Manaf berperan aktif dalam menyampaikan keinginan rakyat Aceh kepada pemerintah pusat, yang akhirnya membuahkan hasil positif.
- Komunikasi Inten: Komunikasi intens antara Pemerintah Aceh dan pemerintah pusat akhirnya membuahkan hasil positif, dengan status PPPK Paruh Waktu Aceh resmi disetujui.
- Pembagian SK di Stadion Harapan Bangsa: Pada hari pelantikan, Gubernur Aceh Muzakir Manaf dan pejabat lainnya berdiri di bawah hujan deras untuk menyerahkan SK kepada para peserta.
Harapan Baru Bagi Ribuan Keluarga
Pengangkatan ribuan PPPK Paruh Waktu ini bukanlah akhir dari perjuangan, melainkan awal dari harapan baru. Harapan agar pada 2026 atau paling lambat 2027, seluruh PPPK Paruh Waktu terutama yang telah masuk dalam database BKN dapat diangkat menjadi PPPK penuh waktu.
Sejarah telah mencatat, satu kebijakan yang berpihak pada rakyat mampu mengubah ribuan nasib. Dan satu keberanian seorang pemimpin, seperti yang ditunjukkan Muzakir Manaf, mampu menyelamatkan masa depan Aceh. Semoga langkah besar ini menjadi pelajaran bersama bahwa pembangunan sejati dimulai dari keberpihakan pada manusia dan penghargaan atas pengabdian mereka.
