Timeline Aceh
serambinews.com
serambinews.com

Aktivitas Pelabuhan Anak Laut Meningkat di Tengah Ramadan, Tarif Penyeberangan Tetap Stabil

5 hari yang lalu

Memasuki pertengahan Ramadan 1447 Hijriah, aktivitas di Pelabuhan Anak Laut, Singkil Utara, Kabupaten Aceh Singkil, mengalami peningkatan. Pelabuhan yang melayani pelayaran tradisional menuju kawasan Kepulauan Banyak terlihat lebih ramai dibanding hari-hari biasa. Kegiatan bongkar muat barang di pelabuhan cukup padat, terutama menjelang sore hari.

Berbagai kebutuhan masyarakat diangkut dari daratan Aceh Singkil menuju Kecamatan Pulau Banyak dan Kecamatan Pulau Banyak Barat. Pengangkutan barang dan penumpang dilakukan menggunakan kapal kayu tradisional yang biasa disebut boat. Moda transportasi ini menjadi sarana utama penghubung antara daratan Aceh Singkil dengan pulau-pulau di gugusan Kepulauan Banyak.

Peningkatan Aktivitas Pelabuhan

  • Dua kapal melayani rute ke Pulau Banyak setiap hari.
  • Dua kapal melayani rute ke Pulau Banyak Barat setiap hari.
  • Tarif penyeberangan tetap stabil: Rp50 ribu per orang ke Pulau Banyak dan Rp60 ribu per orang ke Pulau Banyak Barat.
  • Tarif pengangkutan sepeda motor sebesar Rp50 ribu untuk tujuan Pulau Banyak.

Dampak terhadap Masyarakat

Peningkatan aktivitas pelabuhan menunjukkan pentingnya Pelabuhan Anak Laut sebagai penghubung utama antara daratan Aceh Singkil dan Kepulauan Banyak. Meskipun aktivitas meningkat selama Ramadan, tarif penyeberangan tetap stabil, memberikan kepastian bagi masyarakat yang bergantung pada pelayaran tradisional ini.

Aktivitas Pelabuhan Anak Laut Meningkat di Tengah Ramadan, Tarif Penyeberangan Tetap Stabil