News
Warga Aceh Besar Diajak Jaga Sumber Air Bersih di Musim Kemarau
03 Februari 2026 18:26
PDAM Tirta Mountala Aceh Besar mengajak masyarakat untuk aktif menjaga lingkungan sekitar sumber air baku dan kawasan tangkapan air WTP Darul Imarah. Keberlangsungan pasokan air bersih sangat bergantung pada kondisi hutan dan ekosistem di sekitar sumber air. Direktur Teknis PDAM, Ir Salman, ST, MSi, mengingatkan agar masyarakat tidak melakukan penebangan liar, penggalian, atau aktivitas eksploitasi sumber daya alam secara ilegal di sekitar sumber air baku.
Menurut BMKG, sebagian wilayah Aceh mulai memasuki awal musim kemarau sejak akhir Januari 2026. Meskipun intensitas kemarau masih tergolong rendah, beberapa daerah telah mencatat Hari Tanpa Hujan (HTH). PDAM Tirta Mountala mengajak masyarakat untuk terus memantau informasi cuaca terkini serta bersama-sama menjaga ketersediaan air bersih di tengah kondisi penurunan debit sumber air baku.
Keberlangsungan Pasokan Air Bersih
- Kondisi hutan dan ekosistem di sekitar sumber air sangat penting untuk keberlangsungan pasokan air bersih.
- Penebangan liar dan penggalian di sekitar sumber air baku harus dihindari.
- Kepedulian masyarakat terhadap lingkungan menjadi investasi jangka panjang bagi generasi mendatang.
Prediksi Cuaca BMKG
- Musim kemarau rendah di Aceh hingga Maret 2026.
- Potensi hujan tinggi di wilayah pesisir barat Aceh.
- Hari Tanpa Hujan (HTH) telah dicatat di beberapa daerah.
PDAM Tirta Mountala mengajak masyarakat untuk terus memantau informasi cuaca terkini serta bersama-sama menjaga ketersediaan air bersih di tengah kondisi penurunan debit sumber air baku.
