News
Amsal Alfian, Putra Aceh, Terpilih Ketua Umum PB PII 2026–2028
16 Februari 2026 10:48
Amsal Alfian, putra Aceh kelahiran Kabupaten Bireuen, resmi terpilih sebagai Ketua Umum Pengurus Besar Pelajar Islam Indonesia (PB PII) periode 2026–2028. Ia terpilih melalui Muktamar Nasional ke-XXXIII Pelajar Islam Indonesia yang berlangsung pada 10–15 Februari 2026 di Palembang, Sumatera Selatan.
Kegiatan tersebut digelar di Gedung Aula BPSDMD Sumatera Selatan dan diikuti perwakilan dari 24 provinsi dengan jumlah peserta sekitar 200 orang. Dalam Sidang Pleno IV, forum menetapkan lima calon Ketua Umum PB PII, yakni Amsal Alfian (Aceh), Atqiya Fadhil Rahman (Jawa Barat), Yusuf Wicaksono (Sumatera Selatan), Fadli (Sumatera Utara), dan Reski (Kalimantan Barat).
Amsal Alfian Terpilih dengan 20 Suara
Setelah melalui proses persidangan yang berlangsung dinamis, Steering Committee (SC) akhirnya menetapkan Amsal Alfian sebagai Ketua Umum PB PII terpilih periode 2026–2028 usai meraih 20 suara.
Komitmen Amsal Alfian
Dalam pernyataannya, Amsal menyampaikan rasa syukur atas amanah yang diberikan peserta muktamar. “Kepercayaan ini adalah tanggung jawab besar. Saya berharap PII terus menjadi wadah kaderisasi yang mampu melahirkan generasi muda Islam yang berkarakter, berintegritas, dan siap berkontribusi bagi umat dan bangsa,” kata Amsal Alfian, Minggu (15/2/2026).
Ia menambahkan kepemimpinannya akan diarahkan pada penguatan kualitas kader, konsolidasi organisasi, serta kontribusi nyata bagi umat dan bangsa. “PII harus terus menjadi laboratorium kepemimpinan yang melahirkan generasi berkarakter, berintegritas, serta kokoh dalam nilai keimanan dan keislaman. Kita ingin kader PII hadir sebagai solusi di tengah tantangan zaman,” tegasnya.
Pengalaman Amsal Alfian
Amsal bukan sosok baru dalam organisasi Pelajar Islam Indonesia. Sebelumnya, ia pernah menjabat sebagai Ketua Bidang Hubungan Luar Negeri PB PII periode 2023–2025. Ia juga pernah memimpin Pengurus Wilayah PII Aceh periode 2021–2023. Selain aktif di PII, Amsal juga dikenal aktif dalam berbagai organisasi kemahasiswaan. Ia tercatat pernah menjabat sebagai Ketua Himpunan Mahasiswa Bireuen (HIMABIR) di Banda Aceh.
Saat ini, Amsal sedang menempuh pendidikan doktoral di Universitas Syiah Kuala. Muktamar Nasional PII merupakan forum tertinggi organisasi yang diselenggarakan secara berkala untuk mengevaluasi program kerja, merumuskan arah kebijakan strategis, serta memilih kepemimpinan baru organisasi.
