News
Anak Kembar Thalasemia di Aceh Timur Dapat Bantuan Berobat ke Banda Aceh
4 jam yang lalu
Dua anak kembar asal Gampong Blang Geulumpang, Aceh Timur, harus berjuang melawan penyakit thalassemia yang diderita sejak 2019. Afifah Zahidah dan Rafifah Azzahrani, kedua anak tersebut, memerlukan transfusi darah rutin setiap 20 hari sekali untuk bertahan hidup. Kondisi ini menjadi beban berat bagi keluarga nelayan yang memiliki keterbatasan ekonomi.
Keluarga sebelumnya kesulitan untuk memenuhi biaya rujukan ke rumah sakit dengan fasilitas lebih lengkap di Banda Aceh. Namun, bantuan dari Haji Uma, anggota DPD RI asal Aceh, memberikan harapan baru. Bantuan mencakup biaya transportasi dan pendampingan untuk pengobatan di RSUD dr Zainoel Abidin.
Tantangan Keluarga Nelayan
- Transfusi darah rutin: Kedua anak memerlukan transfusi darah hingga dua kali dalam sebulan.
- Keterbatasan ekonomi: Ayah kedua anak, Jailani, bekerja sebagai nelayan lepas dengan penghasilan tidak menentu.
- Rujukan medis: Pihak medis menyarankan pengobatan di rumah sakit dengan fasilitas lebih lengkap.
Bantuan dari Haji Uma
- Biaya transportasi: Bantuan untuk memudahkan perjalanan ke Banda Aceh.
- Pendampingan: Haji Uma berkomitmen untuk mengawal proses pengobatan kedua anak.
- Koordinasi dengan rumah sakit: Memastikan pengobatan berjalan lancar tanpa hambatan.
Keluarga menyampaikan rasa terima kasih atas bantuan yang diberikan. Mereka berharap pengobatan di Banda Aceh dapat membantu kesembuhan kedua anaknya yang selama ini bergantung pada transfusi darah secara rutin.
