Timeline Aceh
serambinews.com
serambinews.com

Angin Kencang dan Kebakaran Ancaman Rutin di Kota Sabang, Warga Diminta Waspada

29 Januari 2026 08:37

Angin kencang dan kebakaran masih menjadi ancaman rutin bagi masyarakat Kota Sabang. Data Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Sabang menunjukkan, kedua jenis bencana ini terus terjadi hampir setiap tahun, termasuk hingga tahun 2025. Dalam catatan BPBD, sepanjang periode 2019 hingga 2024, angin kencang dan kebakaran termasuk bencana dengan frekuensi kejadian sangat tinggi setelah pohon tumbang.

Pada tahun 2024 saja, tercatat 13 kejadian angin kencang dan 11 kejadian kebakaran yang tersebar di sejumlah kecamatan. Memasuki tahun 2025, tren tersebut belum menunjukkan penurunan signifikan. Hingga akhir tahun 2025, BPBD Kota Sabang telah mencatat beberapa kejadian angin kencang yang berdampak pada kerusakan atap rumah warga serta tumbangnya sejumlah pohon.

Dampak Angin Kencang

  • Angin kencang sering memicu pohon tumbang, kerusakan atap rumah, hingga gangguan pada fasilitas umum.
  • Pada tahun 2024, tercatat 13 kejadian angin kencang.
  • Kejadian angin kencang bahkan sempat mencapai lebih dari 20 kasus dalam satu tahun.

Kebakaran di Permukiman

  • Kebakaran cenderung terjadi secara konsisten setiap tahun, dengan jumlah kejadian berada di kisaran belasan kasus.
  • Mayoritas kebakaran terjadi di kawasan permukiman dan disebabkan oleh korsleting listrik atau kelalaian saat beraktivitas di rumah.
  • Pada tahun 2024, tercatat 11 kejadian kebakaran.

Langkah Pencegahan

  • BPBD Kota Sabang terus menggencarkan sosialisasi kepada masyarakat, khususnya di wilayah yang dinilai rawan terdampak angin kencang dan kebakaran.
  • Kesiapsiagaan personel juga ditingkatkan agar dapat merespons dengan cepat setiap laporan kejadian bencana.
  • BPBD mengimbau masyarakat untuk lebih waspada terhadap potensi cuaca ekstrem serta memastikan instalasi listrik di rumah dalam kondisi aman guna meminimalkan risiko kebakaran.
Angin Kencang dan Kebakaran Ancaman Rutin di Kota Sabang, Warga Diminta Waspada
0123456789