Bantuan rehabilitasi rumah bagi korban banjir di Kecamatan Darul Makmur, Kabupaten Nagan Raya, belum juga disalurkan hingga 25 Februari 2026. Aliansi Pemuda Pemudi Peduli Rakyat Miskin (AP3Raskin) mempertanyakan lambannya realisasi bantuan ini, yang dinilai memperpanjang penderitaan warga terdampak.
Ketua AP3Raskin Nagan Raya, Edy Azhari Pranata, menyoroti bahwa bantuan tersebut sebelumnya telah diserahkan secara simbolis oleh perwakilan Badan Nasional Penanggulangan Bencana dan Brigjen TNI (Purn) Jahidin Chili kepada Wakil Bupati Nagan Raya, Raja Sayang, pada 13 Februari 2026. Namun, hingga kini, warga yang terdampak banjir mengaku belum menerima dana bantuan sebagaimana yang diumumkan dalam acara tersebut.
Pertanyaan dan Desakan
-
Penyaluran Dana: AP3Raskin mempertanyakan landasan penahanan anggaran dari pemerintah pusat yang seharusnya sudah disalurkan jauh hari sebelum seremoni pada 13 Februari 2026.
-
Dampak Keterlambatan: Lambannya penyaluran bantuan berpotensi memperpanjang penderitaan korban banjir yang rumahnya membutuhkan perbaikan segera.
-
Transparansi: AP3Raskin mendesak Pemerintah Kabupaten Nagan Raya untuk memberikan penjelasan terbuka kepada publik terkait proses dan mekanisme pencairan anggaran tersebut.
-
Koordinasi dengan Aparatur Desa: AP3Raskin telah berkoordinasi dengan aparatur desa setempat, namun belum ada informasi maupun kejelasan mengenai realisasi dana bantuan tersebut.
Edy Azhari Pranata menegaskan bahwa jika bantuan cepat disalurkan, masyarakat bisa segera memperbaiki rumah mereka. Keterlambatan ini dinilai sama saja dengan memperpanjang kesengsaraan korban banjir.
Baca Artikel di Sumber Asli
Dapatkan informasi lengkap dari kanal terpercaya.
Populer Pekan Ini
Semua BeritaWarga Sabang Hadapi TPA Lhok Batee Hampir Penuh, Sisa Kapasitas Satu Tahun
Persoalan sampah di Kota Sabang dinilai mulai memasuki fase yang mengkhawatirkan.
Petani sawit Aceh Tamiang terkena harga TBS turun tajam hingga Rp2.120/kg
Dalam hitungan pekan, harga yang sebelumnya sempat menyentuh kisaran Rp3.300 per kilogram kini merosot tajam menjadi hanya Rp2.120 per
Petani Bireuen Tenang, Air Pump Dibangun untuk Sawah","PublicImpact":80,"Credibility":85,"Urgency":70,"Evidence":80,"LongTermValue":80,"Education":70,"FinalScore":79,"Summary":"Kementerian PertanianRI
Kementerian Pertanian (Kementan) RI membangun 82 unit sarana air pump di Kabupaten Bireuen untuk mendukung
Warga Aceh Besar Menanti Daging Kurban dari 170 Hewan","PublicImpact":85,"Credibility":80,"Urgency":60,"Evidence":90,"LongTermValue":60,"Education":60,"FinalScore":77,"Summary":"Madrasah di Aceh Besar
Madrasah di bawah naungan Kantor Kementerian Agama Kabupaten Aceh Besar menyembelih sebanyak 170 hewan kurban pada


Diskusi Hangat
0 Kontribusi Komunitas
Suara Anda Sangat Berarti
Jadilah pionir dalam diskusi ini.