Timeline Aceh
ajnn.net
ajnn.net

APBA 2026 Aceh: Surplus Rp 905,6 Triliun, Pembiayaan Netto Minus

14 Februari 2026 12:00

Pemerintah Aceh resmi menetapkan Anggaran Pendapatan dan Belanja Aceh (APBA) Tahun Anggaran 2026 sebesar Rp 12.233.266.574.973. Dokumen APBA 2026 memuat rincian pendapatan, belanja, hingga pembiayaan daerah untuk tahun anggaran berjalan.

Secara umum, struktur APBA 2026 terdiri atas pendapatan Aceh, belanja Aceh, dan pembiayaan Aceh. Pendapatan Aceh direncanakan sebesar Rp 11.682.353.912.048, sementara belanja Aceh dianggarkan Rp 10.776.703.271.580. Dengan komposisi tersebut, APBA 2026 mencatat surplus anggaran sebesar Rp 905.650.640.468.

Pendapatan dan Belanja

  • Pendapatan Aceh: Rp 11,68 triliun
    • Pendapatan Asli Aceh (PAA): Rp 4,65 triliun
    • Pendapatan transfer dari pemerintah pusat: Rp 7,03 triliun
    • Lain-lain pendapatan: Rp 2,09 triliun
  • Belanja Aceh: Rp 10,78 triliun
    • Belanja operasi: Rp 8,36 triliun
    • Belanja modal: Rp 695,8 triliun
    • Belanja tidak terduga: Rp 40,05 triliun
    • Belanja transfer: Rp 1,68 triliun

Pembiayaan

  • Penerimaan pembiayaan: Rp 550,9 triliun (dari Sisa Lebih Perhitungan Anggaran tahun sebelumnya)
  • Pengeluaran pembiayaan: Rp 1.456,5 triliun (untuk pembentukan dana abadi daerah)
  • Pembiayaan netto: minus Rp 905,6 triliun

Dokumen APBA 2026 juga mengatur bahwa dalam kondisi darurat atau keperluan mendesak, Pemerintah Aceh dapat melakukan pengeluaran yang belum tersedia anggarannya atau melebihi pagu yang ditetapkan dalam qanun, dengan terlebih dahulu melakukan perubahan atas Peraturan Gubernur tentang Penjabaran APBA 2026 serta memberitahukan kepada pimpinan DPRA.

APBA 2026 Aceh: Surplus Rp 905,6 Triliun, Pembiayaan Netto Minus
0123456789