News
Apkasindo Desak BPDPKS Rehabilitasi Kebun Sawit Aceh Pascabanjir
26 Januari 2026 08:03
Banjir yang melanda Aceh telah menyebabkan kerusakan parah pada kebun sawit milik masyarakat. Apkasindo mendesak Badan Pengelola Dana Perkebunan Kelapa Sawit (BPDPKS) untuk mengambil peran strategis dalam rehabilitasi dan rekonstruksi sektor perkebunan di Aceh.
Wakil Sekretaris Jenderal DPP Apkasindo Bidang Organisasi, Keanggotaan, Hukum, dan Advokasi, Fadhli Ali, menyatakan bahwa keterlibatan BPDPKS sangat relevan mengingat lembaga ini memiliki alokasi anggaran besar untuk program replanting serta pembangunan sarana dan prasarana (Sarpras) sawit. Fadhli menekankan bahwa pemulihan sektor perkebunan merupakan kunci agar masyarakat di daerah bencana tidak terus-menerus bergantung pada bantuan pemerintah.
Skema Bantuan BPDPKS
- Ekskavator untuk perbaikan drainase dan pembersihan lahan.
- Pembangunan atau peningkatan jalan kebun untuk akses transportasi Tandan Buah Segar (TBS).
- Bantuan pupuk, pestisida, dan benih berkualitas untuk intensifikasi kebun yang sempat terendam.
- Bantuan traktor dan alat pascapanen untuk meningkatkan nilai tambah produk.
Fadhli berharap pemerintah pusat segera merumuskan kebijakan agar dana BPDPKS dapat dikucurkan secara fleksibel dalam kondisi darurat bencana. Hal ini dianggap penting untuk menjaga kesejahteraan pekebun sekaligus memastikan keberlanjutan sertifikasi ISPO (Indonesia Sustainable Palm Oil) di tingkat petani rakyat.
Dampak Jangka Panjang
- Mengurangi ketergantungan masyarakat pada bantuan pemerintah.
- Memulihkan sektor ekonomi melalui pemulihan kebun sawit.
- Menjaga sertifikasi ISPO untuk keberlanjutan produksi sawit.
Dengan adanya kebijakan yang fleksibel, diharapkan pemulihan kebun sawit di Aceh dapat berjalan lebih cepat dan efektif, sehingga masyarakat dapat kembali berproduksi dan meningkatkan kesejahteraan mereka.
Urgensi Pemulihan
- Infrastruktur pendukung seperti saluran drainase dan akses jalan perlu segera diperbaiki.
- Kebun sawit yang terdampak perlu segera direhabilitasi untuk kembali produktif.
- Beban Satgas Rehabilitasi-Rekonstruksi dapat berkurang dengan pemulihan sektor perkebunan.
Fadhli menegaskan bahwa berbagai instrumen bantuan yang dimiliki BPDPKS sangat kompatibel dengan kebutuhan di lapangan. Dengan demikian, diharapkan BPDPKS dapat segera mengambil peran strategis dalam pemulihan kebun sawit di Aceh pasca banjir.
