News
Wabup Aceh Barat Daya Dorong Rehabilitasi Aset BRR Terbengkalai
15 Februari 2026 13:12
Wakil Bupati Aceh Barat Daya, Zaman Akli, melakukan peninjauan intensif terhadap sejumlah aset bangunan daerah yang terbengkalai di Kecamatan Manggeng, Sabtu, 14 Februari 2026. Peninjauan ini menyoroti degradasi fisik bangunan publik yang tidak difungsikan selama bertahun-tahun serta rencana optimalisasi infrastruktur menjelang tradisi Meugang.
Salah satu fokus utama adalah Gedung Kesenian Kecamatan Manggeng. Bangunan yang didirikan pada tahun 2007 oleh Badan Rehabilitasi dan Rekonstruksi (BRR) Aceh-Nias tersebut kini dalam kondisi memprihatinkan. Zaman Akli menyayangkan bangunan semegah itu dibiarkan tanpa aktivitas ekonomi maupun budaya.
Rehabilitasi dan Alokasi Pegawai Khusus
Guna menyelamatkan aset tersebut, Wakil Bupati meminta pihak kecamatan segera menyusun proposal perencanaan rehabilitasi sebelum pelaksanaan Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) tingkat kabupaten.
- Kami mendorong agar rehabilitasi Gedung Kesenian ini dapat diprioritaskan dalam APBK tahun 2027.
- Namun, perbaikan fisik saja tidak cukup. Harus ada penugasan aparatur (ASN) dari instansi terkait untuk mengelola operasional gedung secara maksimal agar tidak kembali terbengkalai.
Selain Gedung Kesenian, kondisi Gedung Serbaguna Manggeng juga menjadi catatan serius. Berdasarkan penilaian lapangan, kerusakan fisik bangunan tersebut dianggap sudah terlalu berat sehingga opsi rehabilitasi dinilai tidak lagi efektif secara anggaran.
Zaman Akli mengungkapkan bahwa pemerintahan Safaruddin-Zaman Akli akan mempertimbangkan opsi pembangunan ulang. Strategi pendanaan akan diarahkan melalui lobi anggaran ke pemerintah pusat untuk meringankan beban APBK.
- Jika memang secara teknis rehabilitasi sudah tidak memungkinkan, kami akan upayakan pembangunan baru melalui koordinasi dengan pemerintah pusat.
- Harapan kita, Pak Bupati bisa membawa pulang anggaran pusat untuk merealisasikan fasilitas ini.
Standardisasi Lokasi Penyembelihan Meugang
Di sela-sela peninjauan infrastruktur bangunan, Wakil Bupati juga memeriksa lokasi yang diproyeksikan sebagai tempat penyembelihan hewan menjelang tradisi Meugang. Mengingat nilai sakral dan ekonomi dari tradisi khas Aceh tersebut, standar kesehatan dan ketertiban menjadi perhatian utama pemerintah daerah.
- Kita ingin memastikan lokasi penyembelihan hewan kurban dan Meugang tertib serta memenuhi standar kesehatan masyarakat veteriner.
- Jangan ada lagi aktivitas pemotongan di tempat-tempat yang tidak layak atau tidak higienis.
Langkah penataan aset di Kecamatan Manggeng ini diharapkan menjadi titik awal pembenahan infrastruktur daerah yang lebih terintegrasi, guna memastikan setiap rupiah anggaran yang tertanam pada bangunan fisik memberikan dampak nyata bagi pelayanan publik.
