Banjir bandang yang melanda beberapa wilayah di Aceh pada awal Maret 2026 meninggalkan dampak yang cukup parah bagi masyarakat setempat. Dalam semangat solidaritas, Alumni Seri Temenggong (AST) Institut Perguruan Guru Kampus Temenggong Ibrahim (IPGKTI) Johor Bahru, Malaysia, menyalurkan bantuan kemanusiaan kepada korban banjir di Aceh.
Bantuan yang disalurkan mencapai Rp500 juta serta 5,1 ton beras, ditambah pakaian, sajadah, dan dana zakat. Bantuan ini disalurkan ke beberapa daerah terdampak banjir, termasuk Kabupaten Aceh Tamiang, Aceh Utara, Bireuen, dan Pidie Jaya. Selain itu, bantuan juga diberikan kepada dua lembaga pendidikan di Banda Aceh, yaitu Dayah Al-Furqan Serambi Malaysia dan lembaga Sahabat Anak Yatim di Neusu.
Detail Bantuan dan Penyaluran
- Total donasi: Hampir Rp500 juta dan 5,1 ton beras
- Wilayah penerima: Aceh Tamiang, Aceh Utara, Bireuen, Pidie Jaya
- Lembaga pendidikan penerima: Dayah Al-Furqan Serambi Malaysia dan Sahabat Anak Yatim di Neusu
- Jumlah relawan: 26 perwakilan AST dari Malaysia
- Dukungan tambahan: Pendampingan psikologis untuk ibu dan anak yang mengalami trauma
Solidaritas Lintas Negara
Misi kemanusiaan ini tidak hanya melibatkan alumni AST dari Malaysia, tetapi juga relawan dari Singapura. En. Baharudin Hamzah bersama istrinya dari Singapura turut bergabung sebagai sukarelawan. Selain itu, Dr. Norashuha, pakar konseling dari Malaysia, memberikan pendampingan psikologis kepada para ibu dan anak yang mengalami trauma akibat banjir.
Salah seorang anggota rombongan AST, Kak Selly, mengungkapkan kekagumannya terhadap semangat masyarakat Aceh yang tetap kuat dan saling membantu di tengah musibah. Ia juga menyampaikan bahwa kehadiran AST di Aceh menjadi bukti bahwa solidaritas kemanusiaan tidak mengenal batas negara dan mempererat persaudaraan antara masyarakat Malaysia dan Aceh.
Baca Artikel di Sumber Asli
Dapatkan informasi lengkap dari kanal terpercaya.
Populer Pekan Ini
Semua Berita11 Titik Panas di Aceh, Waspada Karhutla di Tanah Aceh Jaya dan Utara
BMKG mendeteksi 11 titik panas (hotspot) di Aceh pada Senin (27/4/2026), tersebar di Aceh Jaya, Aceh Timur, dan Aceh Utara.
24 Anak Panti Asuhan Bumi Moro Latih First Aid di Banda Aceh
Sebanyak 24 anak di Panti Asuhan Bumi Moro, Banda Aceh, mengikuti pelatihan pertolongan pertama (first aid) yang digelar subunit Supportive...
Rencana Ferry Jakarta–Banda Aceh, Biaya Logistik Melorot di Aceh
PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) tengah membahas rencana pembukaan lintasan angkutan penyeberangan
Pulihkan Pertanian, Kementan Tanam Padi Gogo di Pulo Siron Bireuen
Upaya pemulihan diawali dengan perbaikan infrastruktur penahan sawah yang sebelumnya mengalami kerusakan cukup parah.


Diskusi Hangat
0 Kontribusi Komunitas
Suara Anda Sangat Berarti
Jadilah pionir dalam diskusi ini.