News
Sumur Bor 70 Meter Atasi Lubang Raksasa Ketol, Air untuk Irigasi Petani
3 jam yang lalu
Pemerintah pusat dan kabupaten Aceh Tengah bergerak cepat menanggulangi lubang raksasa di Kampung Pondok Balik, Kecamatan Ketol. Solusi teknis berupa pembangunan sumur bor sedalam 70 meter disiapkan untuk mengendalikan aliran air bawah tanah yang menjadi penyebab utama meluasnya longsoran.
Kepala Satgas Percepatan Penanganan Dampak Bencana, Arie Setiadi Moerwanto, menjelaskan bahwa air yang disedot dari sumur bor akan dimanfaatkan untuk sistem irigasi sprinkler dan tetes. Hal ini bertujuan untuk mendukung keberlanjutan pertanian dan perkebunan masyarakat setempat.
Langkah-Langkah Penanganan
- Sumur Bor Dalam: Tiga sumur bor dalam sedang dibangun dengan target kedalaman 70 meter untuk menyedot aliran air dari kawasan terdampak.
- Irigasi Sprinkler dan Tetes: Air yang tersedot akan digunakan untuk sistem irigasi yang lebih efisien, langsung mengalir ke akar tanaman.
- Akses Jalan Alternatif: Jalur alternatif sepanjang empat kilometer disiapkan untuk menjaga keselamatan masyarakat dan kelancaran transportasi.
- Pembangunan Jembatan Permanen: Akan dipertimbangkan setelah kondisi tanah dinyatakan stabil dan aman.
Dampak Positif
- Efisiensi Air: Sistem irigasi tetes lebih efisien dibandingkan sistem konvensional, menghemat penggunaan air.
- Peningkatan Ekonomi: Diharapkan dapat meningkatkan ekonomi masyarakat melalui pertanian dan perkebunan yang lebih produktif.
- Keberlanjutan Pertanian: Mendukung keberlanjutan pertanian dengan penggunaan air yang lebih hemat dan efektif.
