Timeline Aceh
serambinews.com
serambinews.com

Perbedaan Tanggal Awal Ramadhan 2026 di Aceh: Muhammadiyah vs Pemerintah

13 Februari 2026 21:22

Umat Islam di Aceh akan menghadapi perbedaan tanggal awal Ramadhan 1447 H tahun 2026. Muhammadiyah telah menetapkan 1 Ramadhan jatuh pada Rabu, 18 Februari 2026, berdasarkan perhitungan ijtimak. Sementara itu, pemerintah memprediksi awal Ramadhan pada Kamis, 19 Februari 2026, mengacu pada kriteria MABIMS. Perbedaan ini disebabkan oleh metode pengamatan hilal dan perhitungan astronomi yang berbeda.

Perbedaan Metode

  • Muhammadiyah: Menggunakan perhitungan ijtimak, yang mengacu pada pertemuan antara Bulan dan Matahari.
  • Pemerintah: Mengacu pada kriteria MABIMS yang mensyaratkan tinggi hilal minimal 3 derajat dan elongasi 6,4 derajat.
  • NU: Belum menetapkan tanggal resmi, tetapi menggunakan metode Hisab Imkanur Rukyah (IRNU).
  • BRIN: Menyatakan potensi perbedaan tanggal awal Ramadhan karena konsep hilal lokal versus global.

Prediksi BRIN

Peneliti BRIN, Thomas Djamaluddin, memperkirakan adanya perbedaan tanggal awal Ramadhan 2026. Hal ini bukan hanya karena posisi hilal, tetapi juga perbedaan konsep hilal lokal versus global. Menurutnya, pemerintah dan mayoritas ormas Islam kemungkinan menetapkan awal Ramadhan pada 19 Februari 2026, sementara Muhammadiyah menggunakan prinsip serupa dengan Turkiye, yang menjadikan 18 Februari 2026 sebagai awal Ramadhan.

Rekomendasi

Umat Islam di Aceh disarankan untuk mengikuti pengumuman resmi dari masing-masing pihak, baik Muhammadiyah, NU, maupun Kemenag, sebelum memulai ibadah puasa. Dengan perbedaan ini, umat Islam di Aceh harus waspada dan mematuhi pengumuman resmi untuk menghindari kebingungan dalam memulai puasa.

Perbedaan Tanggal Awal Ramadhan 2026 di Aceh: Muhammadiyah vs Pemerintah
0123456789