News
Muhammadiyah Aceh Tekankan Harmoni di Tengah Perbedaan Penentuan Hilal
17 Februari 2026 22:41
Muhammadiyah Aceh menekankan pentingnya harmoni dan saling menghormati dalam menyikapi perbedaan penentuan awal Ramadan. Warga Muhammadiyah di seluruh Indonesia, termasuk Aceh, telah memulai ibadah salat tarawih sesuai keputusan Pimpinan Pusat Muhammadiyah yang menetapkan awal Ramadan 1447 Hijriah jatuh pada Rabu, 18 Februari 2026.
Aslam Nur, Wakil Pimpinan Wilayah Muhammadiyah Aceh, menyatakan bahwa masyarakat sudah dewasa dalam memahami perbedaan metode penentuan awal Ramadan. Muhammadiyah menggunakan metode hisab, sementara kelompok lain menggunakan metode rukyat.
Harmoni di Tengah Perbedaan
- Muhammadiyah Aceh melaksanakan salat tarawih di empat titik di Banda Aceh, termasuk Masjid Djakfar Muhammadiyah di Desa Batoh, Kecamatan Lheung Bata.
- Aslam Nur menilai perbedaan metode penentuan awal Ramadan tidak lagi menjadi persoalan yang perlu diperdebatkan.
- Warga Muhammadiyah di berbagai daerah di Aceh, termasuk Sigli dan Bireuen, telah melaksanakan ibadah tarawih.
- Aslam Nur berharap perbedaan penetapan awal Ramadan dapat memperkuat persatuan umat dan harmoni sosial di Aceh.
