News
Gotong Royong Warga Aceh Timur Bantu Korban Kebakaran Peunaron
25 Januari 2026 18:03
Kebakaran hebat yang melanda Pajak Peunaron, Kabupaten Aceh Timur, pada Kamis (22/1) lalu, menghanguskan 11 ruko dan menyebabkan 15 Kepala Keluarga (KK) kehilangan tempat tinggal dan mata pencaharian. Peristiwa ini menyisakan duka mendalam secara ekonomi, dengan kerugian ditaksir menembus angka Rp1 miliar.
Berbagai elemen masyarakat hingga instansi pemerintahan bergerak cepat untuk membantu korban. Pemerintah Kabupaten Aceh Timur, Kapolres Aceh Timur, anggota DPR Aceh, hingga Staf Khusus Gubernur Aceh, Faisal Riza Hasan, turun tangan memastikan kebutuhan dasar warga terpenuhi.
Bantuan dari Berbagai Pihak
- BKPRMI Aceh Timur memberikan paket sembako dan kurma, sebagian dari donasi baru dan sebagian dari saldo amanah dari aksi kemanusiaan banjir sebelumnya.
- Camat Peunaron, H. Muhammad Ishak, menjelaskan bahwa skema pembagian bantuan dilakukan dalam bentuk paket siap saji agar distribusi berjalan adil dan merata.
- Koordinasi di lapangan menjadi kunci mengingat dampak kebakaran yang cukup masif.
Dampak Kebakaran
- 11 pintu ruko hangus rata dengan tanah, termasuk stok toko bangunan, peralatan bengkel mobil dan motor, hingga barang kelontong.
- Kerugian ekonomi ditaksir mencapai Rp1 miliar, menyebabkan 15 KK kehilangan tempat tinggal dan mata pencaharian.
Di tengah puing-puing sisa api, semangat gotong royong warga Aceh Timur menjadi secercah harapan bagi para korban untuk kembali bangkit dan menata hidup dari awal. Bantuan yang terus mengalir diharapkan dapat meringankan beban saudara-saudara kita di Peunaron, Aceh Timur.
Semangat Gotong Royong
- Warga Aceh Timur menunjukkan kepedulian tinggi dengan memberikan bantuan logistik.
- Instansi pemerintah dan berbagai elemen masyarakat turut berpartisipasi dalam upaya pemulihan.
- Harapan untuk bangkit dari puing-puing kebakaran dan menata hidup dari awal.
Dengan semangat gotong royong dan kepedulian dari berbagai pihak, diharapkan para korban kebakaran di Peunaron dapat segera pulih dan kembali beraktivitas seperti biasa.
