Baitul Mal Kabupaten Aceh Barat Daya (Abdya) meninjau langsung kondisi rumah Munarwati (36), janda dengan dua anak, yang tinggal di hunian tidak layak huni di Gampong Lhok Pawoh, Kecamatan Manggeng. Rumah tersebut berkonstruksi kayu, berdinding plastik, dan beratap daun rumbia, membuatnya sangat tidak layak untuk ditempati, terutama saat cuaca buruk.
Tim Baitul Mal, yang terdiri dari anggota Badan Baitul Mal, Dewan Pengawas, dan Kepala Sekretariat, didampingi oleh Keuchik Gampong Lhok Pawoh, Amiruddin, melakukan kunjungan lapangan untuk memastikan kesesuaian data dengan kondisi di lapangan. Munarwati, yang bekerja sebagai buruh penjemur ikan teri dengan penghasilan Rp 20.000 per hari, bergantung pada bantuan keluarga dan warga sekitar untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari.
Kondisi Rumah dan Harapan Munarwati
- Rumah Munarwati berkonstruksi kayu dengan dinding plastik dan atap rumbia.
- Rumah tersebut tidak memiliki kamar dan sangat tidak layak untuk ditempati.
- Munarwati telah tinggal di rumah tersebut selama hampir 4 tahun.
- Suami Munarwati, yang bekerja sebagai nelayan, meninggal dunia pada September 2025.
- Munarwati berharap pembangunan rumah yang terbengkalai dapat dilanjutkan melalui bantuan pemerintah.
Baitul Mal Abdya berencana memprioritaskan pembangunan rumah layak huni bagi keluarga Munarwati. Kepala Sekretariat Baitul Mal, Bustari, menyatakan bahwa kondisi rumah Munarwati sangat memprihatinkan dan akan segera melaporkan hal ini kepada Bupati. Baitul Mal juga meminta pemerintah Gampong Lhok Pawoh untuk membantu melengkapi dokumen persyaratan bantuan rumah layak huni.
Baca Artikel di Sumber Asli
Dapatkan informasi lengkap dari kanal terpercaya.
Populer Pekan Ini
Semua BeritaWarga Sabang Hadapi TPA Lhok Batee Hampir Penuh, Sisa Kapasitas Satu Tahun
Persoalan sampah di Kota Sabang dinilai mulai memasuki fase yang mengkhawatirkan.
Petani sawit Aceh Tamiang terkena harga TBS turun tajam hingga Rp2.120/kg
Dalam hitungan pekan, harga yang sebelumnya sempat menyentuh kisaran Rp3.300 per kilogram kini merosot tajam menjadi hanya Rp2.120 per
Petani Bireuen Tenang, Air Pump Dibangun untuk Sawah","PublicImpact":80,"Credibility":85,"Urgency":70,"Evidence":80,"LongTermValue":80,"Education":70,"FinalScore":79,"Summary":"Kementerian PertanianRI
Kementerian Pertanian (Kementan) RI membangun 82 unit sarana air pump di Kabupaten Bireuen untuk mendukung
Warga Aceh Besar Menanti Daging Kurban dari 170 Hewan","PublicImpact":85,"Credibility":80,"Urgency":60,"Evidence":90,"LongTermValue":60,"Education":60,"FinalScore":77,"Summary":"Madrasah di Aceh Besar
Madrasah di bawah naungan Kantor Kementerian Agama Kabupaten Aceh Besar menyembelih sebanyak 170 hewan kurban pada


Diskusi Hangat
0 Kontribusi Komunitas
Suara Anda Sangat Berarti
Jadilah pionir dalam diskusi ini.