Kembalipolitik

Baitul Mal Abdya Prioritaskan Rumah Layak Huni untuk Janda Miskin di Aceh Barat Daya

Penulis

serambinews.com

Tanggal

16 Apr 2026

Baitul Mal Abdya Prioritaskan Rumah Layak Huni untuk Janda Miskin di Aceh Barat Daya

Baitul Mal Kabupaten Aceh Barat Daya (Abdya) meninjau langsung kondisi rumah Munarwati (36), janda dengan dua anak, yang tinggal di hunian tidak layak huni di Gampong Lhok Pawoh, Kecamatan Manggeng. Rumah tersebut berkonstruksi kayu, berdinding plastik, dan beratap daun rumbia, membuatnya sangat tidak layak untuk ditempati, terutama saat cuaca buruk.

Tim Baitul Mal, yang terdiri dari anggota Badan Baitul Mal, Dewan Pengawas, dan Kepala Sekretariat, didampingi oleh Keuchik Gampong Lhok Pawoh, Amiruddin, melakukan kunjungan lapangan untuk memastikan kesesuaian data dengan kondisi di lapangan. Munarwati, yang bekerja sebagai buruh penjemur ikan teri dengan penghasilan Rp 20.000 per hari, bergantung pada bantuan keluarga dan warga sekitar untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari.

Kondisi Rumah dan Harapan Munarwati

  • Rumah Munarwati berkonstruksi kayu dengan dinding plastik dan atap rumbia.
  • Rumah tersebut tidak memiliki kamar dan sangat tidak layak untuk ditempati.
  • Munarwati telah tinggal di rumah tersebut selama hampir 4 tahun.
  • Suami Munarwati, yang bekerja sebagai nelayan, meninggal dunia pada September 2025.
  • Munarwati berharap pembangunan rumah yang terbengkalai dapat dilanjutkan melalui bantuan pemerintah.

Baitul Mal Abdya berencana memprioritaskan pembangunan rumah layak huni bagi keluarga Munarwati. Kepala Sekretariat Baitul Mal, Bustari, menyatakan bahwa kondisi rumah Munarwati sangat memprihatinkan dan akan segera melaporkan hal ini kepada Bupati. Baitul Mal juga meminta pemerintah Gampong Lhok Pawoh untuk membantu melengkapi dokumen persyaratan bantuan rumah layak huni.

Verifikasi Konten

Baca Artikel di Sumber Asli

Dapatkan informasi lengkap dari kanal terpercaya.

Kunjungi Website

Diskusi Hangat

0 Kontribusi Komunitas

Suara Anda Sangat Berarti

Jadilah pionir dalam diskusi ini.