News
Banda Aceh Siap Hadapi Hujan Lebat dan Gelombang Tinggi 2,5 Meter
16 Februari 2026 09:10
Banda Aceh dan sekitarnya berpotensi mengalami hujan lebat dalam beberapa hari ke depan. Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Stasiun Meteorologi Kelas I Sultan Iskandar Muda (SIM) memperingatkan bahwa kondisi ini disebabkan oleh aktivitas gelombang equatorial rossby dan Madden-Julian Oscillation (MJO) di fase II.
Prakirawan BMKG, Fitriana Nur, menjelaskan bahwa hujan dengan intensitas sedang hingga lebat berpotensi terjadi di wilayah pesisir barat Aceh. Ini dapat menyebabkan bencana hidrometeorologi akibat hujan dengan intensitas tinggi dan durasi lama.
Potensi Bencana Hidrometeorologi
- Hujan lebat berpotensi menyebabkan banjir dan longsor.
- Warga diminta menjauhi daerah-daerah sumber air seperti sungai, danau, dan waduk.
- Infrastruktur dan sistem tata kelola sumber daya air harus siap untuk mengantisipasi peningkatan curah hujan.
Gelombang Tinggi di Perairan Aceh
- Tinggi gelombang di perairan Sabang-Banda Aceh, Aceh Besar-Meulaboh, Aceh Singkil-Pulo Banyak, Aceh Barat Daya (Abdya)-Simeulue, dan perairan selatan Simeulue berkisar antara 1,25-2,5 meter.
- Kecepatan angin mencapai 15 knot dan tinggi gelombang 1,25 meter berisiko terhadap keselamatan pelayaran perahu nelayan.
- Kapal tongkang berisiko jika kecepatan angin mencapai 16 knot dan tinggi gelombang 1,5 meter.
Peringatan BMKG
- BMKG mengeluarkan peringatan dini tentang potensi hujan dengan intensitas ringan hingga lebat, yang dapat disertai kilat/petir dan angin kencang.
- Warga diharapkan tetap waspada terhadap perubahan kondisi cuaca yang cepat terjadi.
- Informasi terkini tentang cuaca dapat diperoleh melalui aplikasi mobile infoBMKG dan media sosial @infoBMKG_aceh.
