News
270 Ahli Waris Korban Banjir Aceh Utara Terima Santunan Rp15 Juta
25 Januari 2026 15:45
Banjir bandang di Aceh Utara telah menyebabkan 246 korban meninggal dan ribuan warga mengungsi. Kementerian Sosial Republik Indonesia menyalurkan santunan kepada 270 ahli waris korban dengan masing-masing menerima Rp15 juta. Total santunan yang disalurkan mencapai Rp4.050.000.000.
Pemerintah daerah sedang berupaya memulihkan infrastruktur yang rusak sebelum Ramadan. Selain itu, bantuan lanjutan masih akan disalurkan untuk pemulihan pascabencana.
Dampak Banjir di Aceh Utara
- 246 korban meninggal dan 5 orang masih dinyatakan hilang.
- 82.122 warga dari 9.242 kepala keluarga mengungsi di 137 titik.
- 48.861 siswa terdampak, bersama dengan 1.433 ibu hamil, 9.525 balita, 6.895 lansia, dan 513 penyandang disabilitas.
- Infrastruktur rusak dan saluran irigasi tersumbat lumpur.
Upaya Pemulihan
- Pemerintah daerah berupaya menyelesaikan pemulihan infrastruktur sebelum Ramadan.
- Keterbatasan hunian sementara (huntara) menjadi perhatian utama.
- Dinas Pekerjaan Umum (PU) Provinsi Aceh diminta segera memperbaiki saluran irigasi.
Bantuan Lanjutan
- Kemensos akan menyalurkan bantuan lanjutan untuk pemulihan pascabencana.
- Bantuan khusus menjelang Ramadan masih dalam pembahasan.
- Pemerintah daerah berharap rumah hunian sementara dapat difungsikan selama Ramadan.
Data Korban
- 246 korban meninggal, termasuk satu kepala sekolah, satu guru, dua tenaga kependidikan, dan tiga siswa.
- 2.127 warga mengalami luka-luka.
- 82.122 warga mengungsi di 137 titik.
Pemerintah daerah dan pusat terus berkoordinasi untuk memastikan bantuan tepat sasaran dan pemulihan berjalan dengan baik. Warga diharapkan dapat kembali beraktivitas seperti sedia kala secepatnya.
Tantangan ke Depan
- Potensi banjir susulan akibat curah hujan.
- Saluran air yang tersumbat lumpur.
- Keterbatasan waktu untuk pemulihan sebelum Ramadan.
Pemerintah daerah dan pusat terus berupaya mengatasi tantangan ini untuk memastikan keamanan dan kenyamanan warga Aceh Utara.
