News
Bank Aceh Salurkan BSPS 2026, Rp964 Miliar untuk Rumah Layak Warga
1 hari yang lalu
Bank Aceh kembali dipercaya sebagai penyalur Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS) untuk tahun 2026. Program ini bertujuan membantu masyarakat berpenghasilan rendah memiliki rumah layak huni. Penandatanganan kerja sama dilakukan pada 12 Maret 2026 di Kantor Pusat Bank Aceh.
Sejak 2018, Bank Aceh telah menyalurkan total dana BSPS sebesar Rp964,78 miliar kepada ribuan penerima di seluruh Aceh. Program ini merupakan bagian dari sinergi pemerintah dan perbankan untuk memastikan bantuan tersalurkan secara transparan dan akuntabel.
Dampak Program BSPS di Aceh
- 2018: Rp51,9 miliar untuk 3.458 penerima di 19 kabupaten/kota.
- 2022: Rp343 miliar bagi 17.150 penerima di 13 kabupaten/kota.
- 2023: Rp247,8 miliar untuk 12.392 penerima di 23 kabupaten/kota.
- 2024: Rp270 miliar bagi 13.501 penerima di 13 kabupaten/kota.
- 2025: Rp54 miliar untuk 2.602 penerima di 14 kabupaten/kota.
Bank Aceh memastikan seluruh proses penyaluran dana BSPS selaras dengan prinsip syariah. Penerima bantuan menggunakan produk Tabungan Aneka Guna dengan akad Wadiah, tanpa biaya administrasi bulanan maupun biaya penutupan rekening. Skema ini dirancang agar dana bantuan dapat digunakan sepenuhnya untuk perbaikan kualitas rumah.
Selain BSPS, Bank Aceh juga terlibat dalam berbagai program nasional lainnya, seperti penyaluran BPUM bagi 291.778 pelaku UMKM pada 2021, pembayaran uang ganti rugi proyek strategis nasional, dan distribusi Dana BOS serta bantuan sosial. Bank Aceh juga berperan dalam program Peremajaan Sawit Rakyat (BPDPKS) bagi petani kelapa sawit di Aceh selama periode 2020–2025.
Harapan Bank Aceh, program BSPS 2026 dapat menjadi stimulus kuat bagi peningkatan kualitas hidup masyarakat Aceh. Rumah yang layak huni dianggap sebagai fondasi penting bagi terciptanya keluarga yang sehat dan sejahtera.
