News
Bank Aceh Salurkan Rp964 Miliar untuk 50 Ribu Keluarga Prasejahtera
1 hari yang lalu
Bank Aceh kembali ditunjuk sebagai penyalur Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS) untuk tahun 2026. Penunjukan ini menandai kepercayaan pemerintah pusat terhadap Bank Aceh dalam menyalurkan dana bantuan sosial secara transparan dan akuntabel.
Sejak pertama kali terlibat dalam program BSPS pada tahun 2018, Bank Aceh telah menunjukkan performa yang konsisten. Hingga akhir tahun 2025, total dana yang telah difasilitasi penyalurannya oleh Bank Aceh mencapai Rp964.780.000.000, dengan rincian sebagai berikut:
- Tahun 2018: Rp51,9 miliar bagi 3.458 keluarga di 19 Kabupaten/Kota
- Tahun 2022: Rp343 miliar bagi 17.150 keluarga di 13 Kabupaten/Kota
- Tahun 2023: Rp247,8 miliar bagi 12.392 keluarga di 23 Kabupaten/Kota
- Tahun 2024: Rp270 miliar bagi 13.501 keluarga di 13 Kabupaten/Kota
- Tahun 2025: Rp54 miliar bagi 2.602 keluarga di 14 Kabupaten/Kota
Sebagai bank syariah, Bank Aceh memastikan bahwa proses administrasi penyaluran dana BSPS tetap selaras dengan nilai-nilai syariah. Penerima bantuan akan menggunakan produk Tabungan Aneka Guna dengan pola Akad Wadiah, yang tidak membebankan biaya administrasi bulanan atau biaya penutupan rekening.
Kepercayaan Pemerintah Pusat kepada Bank Aceh tidak hanya terbatas pada sektor perumahan. Bank Aceh juga tercatat sukses mengelola berbagai program bantuan nasional lainnya, seperti:
- Sektor UMKM: Penyaluran BPUM tahun 2021 kepada 291.778 pelaku usaha
- Infrastruktur Nasional: Penyaluran Uang Ganti Rugi (UGR) untuk PSN Jalan Tol Sigli-Banda Aceh dan Tol Binjai-Langsa
- Pembangunan Wilayah: Penyaluran dana PISEW (2022-2024) dan program KOTAKU (2024)
- Pendidikan dan Sosial: Penyaluran Dana BOS, Bantuan Sosial Jaring Pengaman Sosial, hingga insentif guru non-PNS bagi 114.922 penerima
- Ketahanan Pangan: Penyaluran dana Peremajaan Sawit Rakyat (BPDPKS) bagi petani kelapa sawit periode 2020-2025
Harapan Bank Aceh, program BSPS tahun 2026 ini dapat menjadi stimulus yang kuat bagi peningkatan kualitas hidup masyarakat Aceh. Memiliki rumah yang layak huni adalah langkah awal menuju keluarga yang lebih sejahtera dan sehat.
