Bank Aceh kembali meraih opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) untuk laporan keuangan tahun 2025. Penilaian ini diberikan oleh Kantor Akuntan Publik (KAP) Heliantono & Rekan, menunjukkan kepatuhan bank terhadap standar pelaporan keuangan yang berlaku. Direktur Utama Bank Aceh, Fadhil Ilyas, menyatakan bahwa predikat WTP ini mencerminkan penerapan Good Corporate Governance (GCG) yang ketat dan transparansi dalam seluruh proses bisnis.
Selain meraih predikat WTP, Bank Aceh juga berhasil memborong berbagai penghargaan bergengsi tingkat daerah maupun nasional. Beberapa penghargaan yang diraih antara lain The Aceh Post Awards 2025 sebagai Bank Pemajuan UMKM Daerah, Platinum Award (PRIMA Awards 2025) untuk transaksi digital tertinggi, dan OJK Financial Literacy Award 2025 sebagai Lembaga Jasa Keuangan Teraktif dalam program literasi keuangan.
Prestasi dan Inovasi Bank Aceh
- Opini WTP: Bank Aceh meraih opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) untuk laporan keuangan tahun 2025, menunjukkan tata kelola yang transparan dan akuntabel.
- Penghargaan Nasional: Bank Aceh meraih berbagai penghargaan nasional, termasuk The Aceh Post Awards 2025, Platinum Award (PRIMA Awards 2025), dan OJK Financial Literacy Award 2025.
- Inovasi Digital: Bank Aceh terus memacu inovasi digital dengan pengembangan fitur pada Action Mobile Bank Aceh dan peresmian ATM Drive Thru pertama di Taman Riyadhah, Kota Lhokseumawe.
- Pemberdayaan UMKM: Bank Aceh berkomitmen dalam pemberdayaan sektor produktif dan UMKM, memberikan dampak sosial yang nyata bagi pembangunan Aceh.
Dengan raihan opini WTP dan berbagai penghargaan, Bank Aceh optimis melangkah di tahun 2026 sebagai motor penggerak ekonomi daerah. Fokus bank tetap pada pemberdayaan sektor produktif dan UMKM guna memberikan dampak sosial yang nyata bagi pembangunan Aceh.
Baca Artikel di Sumber Asli
Dapatkan informasi lengkap dari kanal terpercaya.
Populer Pekan Ini
Semua BeritaWarga Sabang Hadapi TPA Lhok Batee Hampir Penuh, Sisa Kapasitas Satu Tahun
Persoalan sampah di Kota Sabang dinilai mulai memasuki fase yang mengkhawatirkan.
Petani sawit Aceh Tamiang terkena harga TBS turun tajam hingga Rp2.120/kg
Dalam hitungan pekan, harga yang sebelumnya sempat menyentuh kisaran Rp3.300 per kilogram kini merosot tajam menjadi hanya Rp2.120 per
Petani Bireuen Tenang, Air Pump Dibangun untuk Sawah","PublicImpact":80,"Credibility":85,"Urgency":70,"Evidence":80,"LongTermValue":80,"Education":70,"FinalScore":79,"Summary":"Kementerian PertanianRI
Kementerian Pertanian (Kementan) RI membangun 82 unit sarana air pump di Kabupaten Bireuen untuk mendukung
Warga Aceh Besar Menanti Daging Kurban dari 170 Hewan","PublicImpact":85,"Credibility":80,"Urgency":60,"Evidence":90,"LongTermValue":60,"Education":60,"FinalScore":77,"Summary":"Madrasah di Aceh Besar
Madrasah di bawah naungan Kantor Kementerian Agama Kabupaten Aceh Besar menyembelih sebanyak 170 hewan kurban pada


Diskusi Hangat
0 Kontribusi Komunitas
Suara Anda Sangat Berarti
Jadilah pionir dalam diskusi ini.