News
Kapolres Abdya Pimpin Donor Darah untuk Stok RSUD Teungku Peukan
2 jam yang lalu
Kapolres Aceh Barat Daya AKBP Agus Sulistianto memimpin langsung aksi donor darah untuk membantu memenuhi kebutuhan stok darah di Rumah Sakit Umum Daerah Teungku Peukan (RSUD-TP). Kegiatan ini dilaksanakan dalam rangka Operasi Ketupat Seulawah 2026 dan melibatkan personel kepolisian dari berbagai satuan di lingkungan Polres Abdya, UTD RSUD-TP, dan PMI.
Kapolres Abdya menjelaskan bahwa kegiatan donor darah ini merupakan bentuk kepedulian institusi kepolisian terhadap kebutuhan layanan kesehatan masyarakat, khususnya dalam membantu ketersediaan stok darah di RSUD-TP. Menjelang arus mudik dan perayaan Idul Fitri, kebutuhan layanan kesehatan masyarakat biasanya mengalami peningkatan di rumah sakit.
Detail Kegiatan Donor Darah
- Tujuan: Membantu memenuhi kebutuhan darah di RSUD-TP dan menumbuhkan kepedulian sosial di kalangan personel kepolisian.
- Lokasi: Pos Pelayanan Satlantas Polres Abdya, Blangpidie.
- Jumlah Kantong Darah: 30 kantong darah disiapkan oleh RSUD-TP, menyesuaikan dengan ketersediaan peralatan dan kapasitas penyimpanan sementara.
- Partisipan: Personel kepolisian dari berbagai satuan di lingkungan Polres Abdya, UTD RSUD-TP, dan PMI.
Dampak dan Harapan
Kapolres Abdya berharap bahwa langkah kecil ini dapat memberikan manfaat bagi masyarakat yang membutuhkan transfusi darah. Ia juga mengajak seluruh personel Polres Abdya untuk terus aktif berpartisipasi dalam kegiatan kemanusiaan yang memberikan dampak nyata bagi masyarakat.
Kabid Penunjang RSUD-TP, T Fakhruddin, menyampaikan apresiasi kepada Kapolres Abdya dan seluruh jajaran Polres yang menginisiasi kegiatan donor darah tersebut. Ia menilai kegiatan tersebut sangat membantu rumah sakit dalam menjaga ketersediaan darah bagi pasien yang membutuhkan, terutama selama bulan Ramadan.
Fakhruddin juga menjelaskan bahwa pihak rumah sakit akan melanjutkan kegiatan donor darah apabila jumlah pendonor melebihi kapasitas kantong darah yang telah disiapkan. Dukungan dari berbagai pihak sangat diperlukan untuk menjaga ketersediaan stok darah di rumah sakit, terutama pada bulan Ramadan ketika jumlah pendonor biasanya menurun.
