News
Bantuan Meugang Presiden Aceh Harus Berupa Daging, Bukan Uang
14 Februari 2026 17:52
Menjelang Ramadhan 1447 Hijriah, Pemerintah Aceh menegaskan bahwa bantuan meugang dari Presiden harus disalurkan dalam bentuk daging sapi, bukan uang tunai. Kebijakan ini bukan sekadar teknis distribusi, melainkan bagian dari upaya menjaga tradisi meugang yang telah menjadi identitas budaya masyarakat Aceh.
Tradisi meugang adalah tradisi menyembelih hewan, biasanya sapi atau kerbau untuk dibagikan dan dinikmati bersama keluarga serta masyarakat menjelang Ramadhan, Idul Fitri, dan Idul Adha. Tradisi ini bukan hanya soal konsumsi daging, tetapi simbol kebersamaan, solidaritas, dan penghormatan terhadap nilai budaya Aceh.
Dampak dan Manfaat
- Menyimpan Tradisi: Bantuan dalam bentuk daging memastikan masyarakat merasakan esensi meugang.
- Mendukung Peternak Lokal: Pemerintah meminta bupati membeli sapi lokal, mendukung peternak.
- Akuntabilitas: Proses pembelian dan distribusi harus dilaporkan kepada DPRK.
- Pemulihan Sosial: Bantuan ini bagian dari pemulihan sosial pasca bencana.
Gubernur Aceh, Muzakir Manaf alias Mualem meminta bupati dan Forkopimda mendampingi pelaksanaan di lapangan, termasuk berkoordinasi dengan keuchik di gampong agar distribusi tepat sasaran.
